Ilustrasi. Bursa Saham Timur Tengah. (Ist)

Indeks Utama Saham Teluk Arab Naik Moderat

Loading

DUBAI (Independensi.com) – Indeks-indeks utama bursa saham Teluk Arab, mulai dari Kuwait sampai Oman, naik moderat pada Minggu (7/1/2018) setelah harga minyak mencapai level tertinggi dalam dua setengah tahun pada akhir pekan perdagangan lalu.

Indeks Harga Saham Kuwait ditutup 0,79 persen lebih tinggi menjadi 6.504,97 poin. Ekspor minyak negara tersebut mencapai 95 persen dari pendapatan negara.

Harga minyak naik ke level tertinggi, di atas 67 dolar AS per barel (159 liter) sejak pertengahan 2015 pada 3 Januari, di tengah kerusuhan di Iran dan “bomb cyclone” melanda Pantai Timur Amerika Serikat dan Midwest, menyeret suhu turun sampai minus 40 derajat celcius.

Di Dubai, Indeks Umum DFM berakhir 0,22 persen lebih tinggi pada level 3.471,09 poin. Arabtec, perusahaan konstruksi terbesar di Uni Emirat Arab, memimpin grafik kenaikan dengan melonjak 6,53 persen.

Saham operator pelabuhan ketiga terbesar di dunia, DP World, yang diperdagangkan di Nasdaq Dubai bahkan ditutup di level 24,99 dolar AS.

Pada pagi hari, DP World mengatakan dalam sebuah pernyataan surat elektronik (e-mail) bahwa ia menginvestasikan lebih dari satu miliar dolar AS dalam perdagangan global pada 2017.

Sementara itu, Indeks Seluruh Saham Tadawul Arab Saudi di Riyadh meningkat sebesar 0,56 persen, berakhir pada 7.317,65 poin, karena semua indeks sektor industri mencatat kenaikan.

Pada Sabtu (6/1), Raja Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud memerintahkan untuk memberikan tunjangan inflasi bagi warga negara untuk meringankan perkiraan kenaikan biaya hidup setelah pajak pertambahan nilai (PPN) 5,0 persen yang baru diberlakukan, Al Arabiya melaporkan.

Raja juga menginstruksikan untuk membayar hibah tahunan yang diberikan kepada karyawan yang bekerja untuk sektor pemerintah dan dihitung mulai 1 Januari.

Hibah yang dinyatakan termasuk pembayaran tunjangan hidup bulanan sebesar 267 dolar AS untuk pegawai negeri sipil dan militer selama satu tahun, dan hadiah sebesar 1.333 dolar AS untuk personil militer yang berpartisipasi di garis depan operasi militer di perbatasan selatan Kerajaan.

Selain pensiun yang dibayarkan oleh Organisasi Umum untuk Asuransi Sosial bagi penerima manfaat, 133 dolar AS akan diberikan selama satu tahun.

Di Muscat, indikator pasar Oman, Indeks MSM 30, mengakhiri perdagangan pada Minggu (7/1) dengan 0,28 persen lebih tinggi pada 5.119,18 poin. (ant/xinhua)