Foto bertanggal 25 Februari 2017 ini memperlihatkan seorang pendukung Yingluck Shinawatra menunggu kedatangan mantan perdana menteri Thailand itu di depan Pengadilan Tinggi di Bangkok. (AFP)

Yingluck Buang Ponsel Sebelum Kabur

JAKARTA (IndependensI.com) – Mantan perdana menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, membuang telepon selulernya dan tidak lagi menggunakan mobil yang biasa dipakainya beberapa hari sebelum kabur. Hal itu diungkapkan kepala angkatan bersenjata Thailand, Selasa (29/8/2017).

Akhir pekan lalu, Yingluck kabur ke Dubai untuk menghindari ancaman hukuman penjara 10 tahun atas kasus penyelewengan uang negara. Junta militer Thailand dianggap gegabah karena membiarkan Yingluck lolos. Ada juga yang menuding Yingluck berkonspirasi dengan militer.

Kepala angkatan bersenjata Thailand, Jenderal Chalermchai Sitthisad, membantah semua tudingan. Dia menjelaskan bahwa intelijen militer selalu mengikuti gerak-gerik Yingluck. Chalermchai juga memaparkan tipu muslihat Yingluck sehingga bisa lolos.

“Kami mengetahui bahwa dia membuang ponselnya dan mengganti mobilnya. Akibatnya kami sulit melacaknya dengan cara yang sama seperti sebelumnya,” kata Sang Jenderal sambil menambahkan bahwa intelijen militer menggunakan pemantauan elektronik dan fisik.

Yingluck Lolos, Junta Thailand Dikecam

Chalermchai mengatakan tim yang sebelumnya ditugaskan mengawasi rumah Yingluck di Bangkok sudah ditarik.

“Masyarakat menuduh bahwa pengawasan itu melanggar hak personal dia dan mengintimidasinya sehingga kami terpaksa menarik pasukan,” kata Chalermchai.