Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi (foto:jonder sihotang)

Pengguna Kartus Sehat tak Pakai Rujukan


BEKASI (IndependensI.com)-  Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menegaskan, warga pemegang Kartu Sehat  berbasis nomor induk kependudukan (NIK), jika berobat ke rumah sakit tidak perlu ada rujukan. Kartu ini beda dengan kartu BPJS kesehatan.

Kartu BPJS mengunakan rujukan dari fasilitas kesehatan tingkat pertama. Kartu Sehat yang merupakan program Pemkot Bekasi setara dengan kalau di rumah sakit swasta  kelas tiga.

Tapi, pengguna Kartu Sehat  jangan pula  minta kelas dua atau satu, apalagi minta pavilion. Sebab masyarakat pemegang kartu ini tidak dipungut biaya. Biaya pengobatan pemegang kartu sehat ditanggung APBD Kota Bekasi.

Penjelasan itu diungkapkan Rahmat Effendi saat peresmian rumah sakit swasta ke-43 – Rumah Sakit Mustika Medika di  Kecamatan Mustika Jaya, kemarin.

Rahmat Effendi menyampaikan perkembangan rumah sakit sejak ia  menjabat Plt Wali Kota Bekasi tiga tahun silam, dan  kemudian menjadi Wali Kota  sampai saat ini,  pertambahan rumah sakit di Kota Bekasi,  cukup pesat. Itu terjadi karena adanya kemudahan dalam berinvestasi.

Direktur PT  Mustika Keluarga Sejahtera drg  Catur  menyampaikan pembangunan rumah sakit dimulai April 2015 dan surat izin operasional turun 14 Desember 2017.

Dikatakan  bahwa rumah sakit  Mustika Medika mendukung program pemerintah berupa Jamkesda atau Kartu Sehat, dan siap melayani pasien Kartu Sehat sejak 15 Desember 2017 lalu, termasuk program-program kesehatan masyarakat lainnya. (jonder sihotang)