Presiden Jokowi Optimistis Stabilitas Nilai Tukar Rupiah

JAKARTA (IndependensI.com) – Presiden Joko Widodo menyatakan pemerintah optimistis mampu menjaga fundamental ekonomi makro Indonesia terkait nilai tukar rupiah. Nilai tukar rupiah memang fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir ini. Rupiah pada Senin (30/04/2018) berada pada kisaran Rp 13.872 per dolar AS.

“Pemerintah optimistis dengan nilai tukar rupiah. Fundamental ekonomi makro kita terjaga dan semua negara mengalami fluktuasi nilai tukar, kami akan terus menjaga,” ujar Presiden Jokowi.

Ia menyatakan kondisi fundamental ekonomi saat ini tetap terjaga. Hal ini terlihat, antara lain dari pertumbuhan ekonomi dan posisi inflasi yang dikendalikan pada angka 3,5 persen.

Jokowi menyatakan pemerintah tidak akan melakukan intervensi pada bidang moneter, karena hal itu merupakan wewenang Bank Indonesia. “Kita tahu semua urusan kurs ini fenomena pasar global dialami semua negara. Semua negara juga bergejolak kursnya karena dampak dari kebijakan ekonomi, terutama dari AS,” ujar Jokowi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2018, neraca perdagangan mengalami surplus US$ 1,09 miliar. Ekspor Indonesia mencapai US$ 15,58 miliar atau meningkat 10,24 persen dibanding Februari 2018.