Divestasi Saham Freeport. (Ist)

Divestasi Saham Freeport, RI Bakal Kantongi Rp864 Triliun hingga 2041

JAKARTA (Independensi.com) – PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum bersama dengan Freeport McMoRan Inc. (FCX) dan Rio Tinto, telah melakukan penandatangan Pokok-Pokok Perjanjian atau Head of Agreement (HoA) terkait penjualan saham Freeport McMoran dan hak partisipasi Rio Tinto di PT Freeport Indonesia (PTFI) ke Inalum.

Setelah penandatanganan pokok-pokok perjanjian, dua belah pihak akan melanjutkan proses divestasi saham hingga akhirnya pemerintah melalui Inalum resmi memiliki 51% saham Freeport Indonesia. Jika proses divestasi selesai maka pemerintah juga akan mengeluarkan izin operasional Freeport Indonesia hingga 2041.

CEO Freeport Mc Moran Richard Adkerson mengatakan, dengan kenaikan porsi saham pemerintah maka pendapatan yang diterima Indonesia juga meningkat. Jika dihitung operasional Freeport Indonesia hingga 2041 maka, Indonesia berpotensi untuk mendapatkan US$60 miliar atau setara Rp864 triliun (mengacu kurs Rp14.400) dari Tambang Grasberg.

“Dengan kepastian investasi dan operasi hingga tahun 2041, kami memperkirakan manfaat langsung kepada pemerintah pusat dan daerah, serta dividen kepada Inalum dapat melebihi US$60 miliar,” kata Adkerson di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).

Adkerson melanjutkan, selama lima belas tahun terakhir, Freeport Indonesia telah memulai proses transisi dari operasi penambangan terbuka ke penambangan bawah tanah. Dalam proses tersebut, Freeport Indonesia telah menginvestasikan sekitar US$6 miliar untuk mengembangkan tambang bawah.

“Kami berencana menambah investasi hingga miliaran dolar sebagai komitmen untuk memberikan manfaat bagi seluruh pemegang saham,” kata dia.

Divestasi Saham PT Inalum di PT Freeport Indonesia Akhirnya Disepakati Sebesar 51%

Sekadar informasi, setelah pokok-pokok perjanjian ditandatangani Inalum dan Freeport McMoran, selanjutnya dua belah pihak akan mempersiapkan perjanjian patungan atau joint venture agreement

Usai perjanjian patungan final maka dua belah pihak akan menandatangani kembali perjanjian tersebut. Inalum juga akan menyelesaikan transaksi pembayaran setelah perjanjian patungan tersebut selesai ditandatangani.

Saat itulah, 51% saham Freeport Indonesia resmi dimiliki oleh pemerintah melalui Inalum sekaligus menandai berakhirnya proses divestasi 51% saham Freeport Indonesia.

Selanjutnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan dan Menteri Keuangan Sri Mulyani akan mengeluarkan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk Freeport Mc Moran.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *