Wali Kots Bekasi Rahmat Effendi memberikan pengarahan kepada 1800 orang petugas kebersihan dan diminta komitmen dalam tugas. (humas)

1.800 Petugas Kebersihan Diminta Komitmen Dalam Tugas

BEKASI (IndependensI.com)- Sekitar 1.800 petugas dan pegawai Dinas Lingkungan hidup Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, diminta  komitmen dan tanggung jawab dalam bekerja. Hal itu sebanding  uang insentif  setiap tahunnya  dinaikan demi kesejahteraan pegawai.

Beaaran uang insentif sesuai tingkat  pendidikan. Intinya kesejahteraan akan diperhatikan karena mengacu pada visi Kota Bekasi yang Sejahtera. Tidak hanya itu, ditambah dengan pemberian Jaminan Kesejahteraan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat pembinaan Tenaga Kerja Kontrak (TKK) di lingkup Dinas Lingkungan Hidup di pool sampah Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Jumat (15/2/2019).

Terkait pendidikan, Rahmat mengintruksikan k Kepala Dinas LH Kota Bekasi Jumhana Lutfi, agar membuat kesepakatan bersama  dengan beberapa sekolah berpaket
Sekolah paket itu ditujukan kepada para pegawai di Dinas Lingkungan Hidup agar bisa menjalani pendidikan setara dengan keinginan dari Pemerintah Pusat.  Jika ia memliki pendidikan yang setara, nasib mereka bisa diubah tidak hanya menjadi tukang sapu jalanan ataupun pengangkat sampah perumahan.

“Segera buat MoU dengan Sekolah Paket, agar mereka tetap bisa menyetarakan jenjang pendidikanya” ujar Rahmat.

Saat pembinaan, hadir sekitar 1.800 pegawai Dinas Lingkungan Hidup. Mereka mendengarkan arahan Wali Kota Bekasi mengenai tanggung jawab dalam kinerja sesuai dengan kesepakatan yang menyatakan dirinya “saya ingin bekerja”. Dari situlah harus timbul tanggung jawab penuh, nantinya, akan diberikan reward bagi pegawai yang teladan dan akan diberi bonus bagi pegawai yang rajin.

Selain penegasan mengenai kontrak kinerja dengan para sekolah berpaket, Rahmat juga memberi arahan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup agar menganggarkan seragam kerja bagi para pegawai lapangan. “Tidak mungkin mereka memakai tiap hari yang bergelut dengan sampah dan debu jalanan.  Mereka juga perlu sehat”, ujarnya.

Ia  berharap akan lebih disiplin, komitmen dan bertanggung jawab dalam bekerja. Namun tak hanya itu, tetapi mengajak warga Kota Bekasi untuk ikut menjaga dan membantu kerja  pemerintah dalam usaha dan upaya mendapatkan adipura. (jonder sihotang)