foto humas pupr hs

Empat Menteri Hadiri Dailog Nasional Rancang Bangun dan Kesiapan Kaltim Sebagai Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN (IndependensI.com) –Kementerian PPN/Bappenas menggelar Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN): Kalimantan untuk Indonesia yang mengangkat tema “Ranvang Bangun dan Kesiapan Kaltim Sebagai Ibu Kota Negara” di Novotel Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Rabu (2/10/2019).

Dialog ini dilaksanakan untuk mendapatkan masukan terkait kesiapan Kalimantan Timur menjadi salah satu calon lokasi Ibu Kota Negara (IKN) dilihat dari perspektif lingkungan hidup serta perspektif sosial dan budaya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri ATR/BPN, Menteri Sofyan Jalil, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, menjadi nara sumber dalam Dialog Nasional Rancang Bangun dan Kesiapan Kalimantan Timur sebagai ibu kota Negara.

Sebagai Nara sumber pertama menteri Bambang menyampaikan Gambaran besar mengapa ibu kota harus dipindahkan dari pulau Jawa ke Kalimantan.

“Karena adanya kesenjangan ekonomi antara pulau Jawa dan Luar Jawa yang besar, itu yang menjadi salah satu alasanya” urai Bambang

foto humas pupr hs

Sementara menteri PUPR Basuki dalam paparannya menyampaikan konsep infrastruktur smart, green dan modern untuk Ibu kota negara baru.

“Jadwal Pelaksanaan 2019- 2021 dimulai dengan sayembara disain ibu kota negara dimulai hari ini Rabu,(2/10/2019), kemudian 2020 – 2023 Mulai membangun Infrastruktur, Jalan, Bendungan, tahun 2020- 2024 bangunan- bangunan khusus seperti Istana Presiden,kantor kementerian, kantor DPR, MPR”, tambah Basuki.

“Perintah dari Bapak Presiden Jokowi Kementerian PUPR menjadi pelopor untuk pindah kantor ke ibu kota negara, tahun 2024 kantor Kementerian PUPR sudah berada di Kalimantan” tegas Basuki.

Menteri Perhubungan Budi Karya memaparkan tentang transportasi dan perlunya  konektifitas Ibu Kota Negara baru harus memiliki angkutan alternatif selain bandara, angkutan kereta api, sarana angkutan laut serta angkutan darat.

Menteri ATR/BPN Sofyan berbicara tentang IP4T strategi penataan ruang dan dukungan pertanahan bagi pembangunan Ibu Kota Negara.

Sementara sebagai pembicara terakhir  Dirjen Planologi dan Tata Lingkungan (KLHS) mewakili Menteri KLHK Siti Nurbaya menyampaikan KLHS kota Berdemensi Hutan dengan konsep forest city Ibu Kota Negara.(***)