Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo bersama anggotanya saat mendatangi lokasi tempat melompatnya korban bunuh diri di Jembatan Sembayat

Tak Kunjung Dapat Pekerjaan, Seorang Pemuda Bunuh Diri Nyebur Bengawan Solo

GRESIK (Independensi.com) – Penguna Jalan yang melintas di Jembatan Sembayat Gresik Jawa Timur, digegerkan oleh ulah seorang pengendara motor yang tiba-tiba menghentikan kendaraannya dan lompat kedalam Sungai Bengawan Solo.
Tak pelak kejadian itu, membuat orang-orang yang mengetahui hal itu dibuat kaget. Hingga banyak pengedara yang langsung berhenti, untuk mengetahui lebih jauh peristiwa itu.
“Ada orang yang lompat dari jembatan Sembayat barusan mas, sekitar lima menit,an yang lalu kejadiannya,” ujar Solihin (26) salah seorang pengendara yang melintas dilokasi kejadian.
Senada juga dikatakan, Arifin (30) seorang pengendara lainnya yang juga menyaksikan kejadian tersebut. “Ya orangnya tadi naik motor metic, terus berhenti dipinggir jembatan sini. Lalu lompat terjun ke sungai, ngak tau deh kondisinya gimana sekarang,” tuturnya, Minggu (12/1) petang.
Terkait peristiwa itu, dibenarkan oleh Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo setelah pihaknya mendapatkan laporan masyarakat dan dari media sosial.
“Ya benar, kami tadi mendapatkan laporan dari masyarakat. Ada seseorang yang melakukan bunuh diri, dengan menceburkan diri kedalam sungai Bengawan Solo,” terang Kusworo.
“Setelah dilakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan dari para saksi. Korban teridentifikasi bernama M Fuad (22) warga Bungah Gresik,” ungkapnya.
Aksi bunuh diri, dilakukan korban lanjut Kusworo berdasarkan keterangan Jainuri Ayah korban. Karena korban yang ingin bekerja, tetapi tidak kunjung mendapatkan pekerjaan.
“Jadi korban ini ingin bekerja, tapi tidak kunjung mendapatkan pekerjaan. Bahkan agar anaknya bisa bekerja, Pak Jainuri Ayah korban yang berprofesi sebagai sopir. Sempat mengundurkan diri dari pekerjaannya, agar bisa digantikan anaknya. Tetapi masih dalam proses, namun anaknya diketahui bunuh diri,” tukasnya.
“Untuk mencari keberadaan korban, kami bersama tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik. Hingga kini masih melakukan upaya penyisiran kering atau mencari ditepi area Bengawan Solo yang menjadi lokasi korban menceburkan diri,” tandasnya.
“Upaya pencarian basah atau terjun langsung kedalam air, akan kita lakukan besok pagi. Mohon doanya, semoga korban bisa segera ditemukan,” tutupnya. (Mor)