Foto : Peserta Gerak Jalan dari BPBD Gresik tampak berkostum busana jadul

Gerak Jalan Kenakan Busana Jadul, Regu BPBD Gresik Jadi Pusat Perhatian

Loading

GRESIK (independensi.com) – Sebanyak 2.438 peserta mengikuti Gerak Jalan Balongpanggang – Gresik dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik Jawa Timur.

Kegiatan yang menyediakan hadiah total bernilai Rp 42.000.000, mengambil start di depan Gedung Islamic Center yang berada di Kecamatan Balongpanggang dan finis di Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) Kebomas Gresik.

Meski diguyur hujan deras, namun tidak menyurutkan semangat peserta dalam menampilkan berbagai atribut maupun pakaian unik yang mereka kenakan saat  mengikuti kegiatan tahunan itu. Seperti, peserta dari BPBD Gresik yang memakai pakaian jadul ala 70 an.

Menurut Kepala BPBD Gresik, Sukardi, pihaknya sengaja mengenakan pakai jadul untuk seru-seruan dan menghibur masyarakat yang menyaksikan kegiatan gerak jalan.

“Kami jauh hari sebelumnya sudah menyiapkan baju, celana maupun aksesoris lainnya. Hasilnya bisa dilihat sendiri seperti ini, sudah kelihatan kayak jadul kan,” ujarnya sembari menunjukan pakaiannya, Sabtu (22/2).

Sementara Wakil Bupati (Wabup) Gresik, Asluchul Alif, berharap gerak jalan Balongpanggang – Gresik tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara aparatur pemerintahan dengan masyarakat. Tetapi, bisa membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kesehatan atau hidup sehat.

“Kegiatan ini, merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Pemkab Gresik ke-51 dan Hari Jadi Kota Gresik ke-538. Sekaligus untuk mengenang sejarah, perjalanan panjang Gresik hingga menjadi daerah yang luar biasa seperti saat ini,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Wabup kegiatan Gerak Jalan dijadikan ajang untuk memperkenalkan Islamic Center agar bisa dimanfaatkan masyarakat menjadi pusat kegiatan keagamaan dan edukasi religi.

“Islamic Center Gresik, memiliki potensi sebagai destinasi wisata religi dan edukasi. Karena didalamnya terdapat perpustakaan berbasis digital maupun fasilitas kekinian, serta terdapat Masjid KH. Robbach Maksum,” tukasnya.

“Di kompleks Islamic Center ini terdapat Masjid KH Robbach Maksum dan perpustakaan berbasis digital. Oleh karena itu, kegiatan Harlah NU dan gerak jalan diselenggarakan di sini sebagai upaya memperkenalkan fasilitas ini kepada masyarakat,” jelasnya.

Wabup menambahkan, agar kegiatan gerak jalan juga berdampak secara luas kepada masyarakat. Di Gejos lokasi finis kegiatan, terdapat pasar kaget yang diikuti oleh para pelaku UMKM lokal asal Gresik.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa  memberdayakan ekonomi masyarakat di pasar kaget. Sehingga, dapat memberikan dampak ekonomi secara langsung,” tandasnya.

“Kegiatan ini juga menjadi upaya penguatan ekonomi kerakyatan, terutama bagi pelaku UMKM di Kabupaten Gresik,” pungkasnya. (Mor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *