Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meresmikan Aviary Park Indonesia Bird & Butterfly Sanctuary di Bintaro, Tangerang Selatan pada Kamis (27/2/2025).

Menhut Resmikan Aviary Park Indonesia: Wujud Dukungan bagi Konservasi Satwa

Loading

TANGERANG SELATAN (Independensi.com) – Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meresmikan Aviary Park Indonesia Bird & Butterfly Sanctuary di Bintaro, Tangerang Selatan pada Kamis (27/2/2025). Peresmian ini menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung berbagai inisiatif pelestarian satwa dan ekosistem yang dilakukan oleh masyarakat dan sektor swasta.

“Hari ini kita memiliki satu aviary lagi di Bintaro yang bisa dinikmati bersama oleh warga Bintaro, Jakarta, bahkan seluruh Indonesia,” ujar Menhut Raja Antoni dalam sambutannya.

Dalam acara peresmian ini, Menhut didampingi Wakil Menteri Kehutanan Sulaiman Umar. Turut hadir Dirut Aviary Park Indonesia Michael Sumampau, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Satyawan Pudyatmoko, serta Staf Khusus Menkominfo Raline Shah.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni (kedua kiri) bersama Staf Khusus Menkominfo Raline Shah (kiri) meresmikan Aviary Park Indonesia Bird & Butterfly Sanctuary di Bintaro, Tangerang Selatan pada Kamis (27/2/2025).

Dukungan Penuh untuk Konservasi

Menhut Raja Antoni menegaskan dukungan penuh terhadap segala bentuk upaya pelestarian lingkungan, baik yang dilakukan oleh civil society, akademisi, maupun sektor swasta.

“Kami selalu mendukung segala inisiatif yang bertujuan memperbaiki ekosistem, konservasi, dan perlindungan satwa. Jika ada pihak yang ingin terlibat dalam menjaga lingkungan, saya 100% mendukung penuh,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menhut juga mengajak masyarakat untuk melaporkan jika ada regulasi yang justru menghambat niat baik dalam menjaga satwa dan hutan.

“Regulasi yang mempersulit gerak para pelaku konservasi, silakan laporkan kepada kami. Sebab negara yang maju adalah negara yang bekerja secara bersama-sama, kolaboratif, dan koordinatif dengan seluruh pemangku kepentingan,” imbuhnya.

Simbol Peresmian: Pelepasan Burung dan Kupu-Kupu

Sebagai bagian dari peresmian, Menhut melakukan pelepasan burung dan kupu-kupu ke dalam aviary, simbol dari kebebasan dan kehidupan satwa yang dilindungi. Selain itu, ia juga melakukan pengguntingan pita dan menandatangani prasasti sebagai tanda resmi dibukanya Aviary Park Indonesia.

Aviary ini diharapkan menjadi pusat edukasi dan rekreasi yang tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan pentingnya konservasi satwa dan pelestarian alam. Dengan adanya dukungan penuh dari pemerintah, diharapkan semakin banyak pihak yang terlibat dalam menjaga keanekaragaman hayati Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *