BEKASI (IndependensI.com)- Pemerintah Kota Bekasi Jawa Barat, terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya. Secara bertahap, penambahan para tenaga medis dan peralatan kesehatan terus dilakukan.
Keberadaan Rumah Sakit Type D di tingkat kecamatan, menjadi salah satu pendekatan pelayanan kesehatan, disamping peningkatan layanan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).
Salah satu langkah yang dilakukan untuk meraih penghargaan Kota Sehat, Dinas Kesehatan bersama Forum Kota Bekasi Sehat, menyelenggarakan rapat evaluasi terkait pencapaian delapan indikator yang ditentukan Kementerian Kesehatan RI. Hal itu sesuai standar nasional.
Terkait hal itu, Pemerintah Kota Bekasi melakukan sejumlah persiapan dengan melakukan rapat bersama Ketua Forum Kota Bekasi Sehat, Wiwiek Hargono dan Sekda Kota Bekasi, Junaedi. Hadir pula Plt Kepala Dinas Kesehatan Satia Sriwijayanti Anggraini, kemarin.
Dalam rapat dibahas bagaimana memastikan seluruh indikator telah terpenuhi, sehingga Kota Bekasi Sehat, terwujud menjadi Kota Sehat
Dalam kesempatan itu juga mengevaluasi penguatan koordinasi lintas sektor termasuk pada dinas instansi terkait untuk pencapaian predikat “Swasti Saba Wisata” tersebut.
Sebagaimana diketahui, predikat tersebut merupakan penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan terkait Kota Sehat. Hal itulah yang akan diraih dan Pemkot Bekasi, terus mempersiapkannya.
Saat itu, Wiwiek menjelaskan pentingnya setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Kota Bekasi memahami perannya dalam penilaian. Maka, perlu kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan. Sasarannya agar kesehatan masyarakat Bekasi, semakin meningkat
Melalui rapat persiapan itu, diharapkan Kota Bekasi dapat mempertahankan dan meningkatkan predikat Kota Sehat sebagai keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Para pelaku pelayanan kesehatan dasar seperti di Puskesmas, dapat terus meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat dengan memberikan layanan yang terbaik. (jonder Sihotang)