Sara Errani (Dok/Ist)

Sara Errani Dilarang Bertanding

MILAN (IndependensI.com) – Mantan runner up French Open, Sara Errani harus memendam kecewa karena terkena kasus doping. Dia menerima larangan bertanding selama dua bulan, karena terdapat sediaan obat yang masuk kategori doping. Federasi Tenis Internasional (ITF) mengumumkan hasil tes doping yang dilakukan kepada Errani pada bulan Februari lalu, Senin (7/8). Errani positif menggunakan sediaan letrozole pada tes waktu itu.

Saat jumpa wartawan di Milan, Italia, Selasa (8/8), Errani mengaku makanannya terkontaminasi obat dari sang ibu yang sedang menjalani pengobatan kanker payudara. “Secara terbuka saya menyatakan, saya dipersalahkan karena menggunakan doping dari sediaan obat yang tidak memiliki efek apapun pada seorang wanita,” ujar Errani. Dia menambahkan bahwa, sediaan letrozole bukan untuk meningkatkan performa.

Lebih jauh Errani sendiri tidak bisa menjelaskan bagaimana pil yang digunakan sang ibu untuk pengobatan kanker ada dalam makanan yang disantapnya. “Memang sepertinya tidak masuk diakal. Tapi itulah kenyataan yang bisa saya sampaikan,” imbuh petenis cantik Italia ini seperti dikutip dari Associated Press. Petenis berusia 30 tahun ini sudah mendapatkan hasil tes pada 28 April lalu. Tetapi dirinya memilih untuk tetap bermain sepanjang belum ada keputusan dari ITF.

“Saya memutusakan untuk terus bertanding karena merasa tidak ada yang salah dan tidak melakukan kecurangan, apalagi menggunakan doping,” tegas Errani. Sebelumnya, dia berharap tidak turun keputusan larangan bermain. Hanya saja hasil tes dari rambutnya menunjukkan hasil positif doping. “Selama ini, saya menjadi juara tanpa menggunakan sediaan apapun. Karena itu saya sangat setuju bila seorang atlet melakukan kecurangan sebaiknya dihukum seumur hidup,” imbuhnya.

Errani secara efektif menjalani larangan bermain sejak 3 Agustus hingga 2 Oktober. Dengan demikian, Errani dipastikan absen di ajang US Open yang bergulir akhir bulan ini. “Saya mengambil sisi positifnya. Insiden ini semoga meningkatkan motivasi. Selain itu, bisa menjadi sarana untuk rekondisi dari tekanan psikologis selama menjalani turnamen,” katanya. Errani ingin terus berlatih keras agar saat kembali ke lapangan lebih tangguh dari sebelumnya.

Ketika disinggung soal keluarga, dirinya mengaku keputusan larangan bertanding ini menjadi sebuah ujian bagi keluarga sekaligus kerabat serta orang-orang terdekatnya. Namun, mereka tetap memberikan dukungan penuh agar Errani menerima semua itu dengan lapang dada.

Dari catatan yang ada, Errani pernah mendapat diskualifikasi pada 16 Februari hingga 7 Juni. Dia sempat mencapai babak semifinal di Rabat, Maroko pada bulan Mei dan kandas di babak kedua Roland Garros lalu. Kendati demikian, Errani akan mengajukan banding soal poin yang dianulir pada periode tersebut. Pada French Open 2012, Errani kandas di tangan Maria Sharapova. Dia selalu tampil di nomor ganda bersama Roberta Vinci.

Pemilik peringkat 98 dunia ini sudah mengemas lima gelar tunggal dan 25 gelar nomor ganda. Dia sempat mencapai peringkat tertinggi di tangga kelima dunia pada 2013. Selain itu, dia sempat membawa Italia juara pada tiga gelaran Fed Cup.