Presiden Catalan Carles Puigdemont berbicara di depan massa pro-kemerdekaan dan partai politik dalam kampanye kemerdekaan Catalan di Barcelona, Jumat (29/9/2017). (AFP)

Catalan Bersiap Tentukan Masa Depan

JAKARTA (IndependensI.com) – Lebih dari 2.300 tempat pemungutan suara disiapkan untuk referendum kemerdekaan Catalan yang dijadwalkan berlangsung Minggu (1/10/2017).

Juru bicara referendum, Jordi Turull, mengatakan pihaknya memperseiapkan “2.315 TPS di seluruh wilayah” dan lebih dari 7.200 orang dilibatkan sebagai petugas.

“Total sekitar 5,3 juta orang Catalan yang punya hak pilih bisa memberikan suaranya,” kata Turull seperti dikutip kantor berita AFP.

Turull, Wakil Presiden Catalan Oriol Junqueras, dan Raul Romeva, yang bertanggung jawab sebagai penghubung dengan pihak asing untuk eksekutif Catalan, kemudian memperlihatkan kotak suara yang terbuat dari plastik.

Pemerintah Spanyol melarang orang Catalan menggelar referendum. Selama beberapa hari terakhir, polisi menyita berbagai benda keperluan voting seperti surat suara. Madrid menetapkan pemungutan suara ini tidak konstitusional.

Tapi polisi gagal menemukan kotak suara hingga Kamis (28/9/2017), ketika mereka menyita 100 kotak suara dari sebuah gudang di Catalan. Perusahaan yang membuatnya mengatakan kotak suara itu untuk pemilihan internal di klub sepakbola Barcelona.

Catalan sudah lama menyuarakan kemerdekaan dari Spanyol. Hasil berbagai jajak pendapat memperlihatkan suara orang Catalan terpecah. Mayoritas orang Catalan menginginkan referendum untuk menuntaskan masalah ini.

Terkait pelarangan pemerintah, Junqueras optimistis referendum tetap bisa dilaksanakan. “Jika ada yang menutup tempat pemungutan suara, masih ada alternatif untuk warga memberikan suaranya,” ujarnya tanpa merinci.

Dia meminta warga memberikan pilihan dengan “bertanggung jawab” dan “tidak melakukan provokasi terhadap siapa pun yang berniat menghentikan pemungutan suara.”