Jalan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu. (foto:jonder sihotang)

Jalan Tol Layang Becakayu Urai Kemacetan

BEKASI (IndependensI.com)-   Keberadaan jalan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) diharapan menjadi solusi mengurangi kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Kalimalang, baik dari arah Jakaeta ke Bekasi dan sebaliknya.

Usai persemian Jalan Tol Layang Becakayu oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (3/11/2017),  Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan operasional tol  itu ipastikan efektif mengurai titik kemacetan di koridor Kalimalang wilayah setempat.

“Akan ada tarikan baru dari Kalimalang lewat jalan tol. Yang selama ini macet di Cawang bisa langsung lewat Kampung Melayu langsung masuk Kota Bekasi. Tol Becakayu ini bisa kurangi kemacetan di sejumlah persimpangan Jalan KH Noer Alie Kalimalang,” katanya.

Adapun persimpangan yang dimaksud adalah Sipang Curug, Simpang Bellymoon, Simpang Lampiri, Simpang Transito, Simpang Kincan, Simpang Caman dan Simpang Kranji.

Dikatakan, selama ini  titik kemacetan di titik persimpangan itu diprediksi akan terurai dengan adanya pembagian volume kendaraan ke Tol Becakayu yang melintasi di sisi atas Kalimalang sepanjang 8,4 kilometer mulai dari Cipinang hingga Jakasampurna.

Namun demikian, Rahmat memprediksi titik kemacetan terparah akan terjadi di dua titik yang menjadi simpul pertemuan dua arus kendaran dari arah Jalan KH Noer Alie Kalimalang dan gerbang keluar Tol Becakayu.

Rahmat  meminta jajaran Dinas Perhubungan Kota Bekasi  untuk mengerahkan 30 personelnya guna menanggulangi kemacetan di lokasi itu. Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah atas terealisasinya proyek yang sempat terbengkalai sejak 1996 itu, dan keberadaan jalan tol itu, sangat dinantikan masyarakat.

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Bekasi, mulai mempersiapkan antisipasi kemacetan di sekitar area pintu masuk dan keluar tol menyusul operasional perdananya

“Kita akan tempatkan sepuluh personel di area pintu masuk dan area pintu keluar Tol Becakayu mulai hari ini sebagai langkah antisipasi kemacetan,” kata Kadishub Kota Bekasi Yayan Yuliana di Bekasi.

Dikatakan Yayan, titik masuk Tol Becakayu berada di Simpang Galaxy dan akses keluar berada di Bintara Bekasi Barat.  Dua pintu itu merupakan kawasan macet akibat pertemuan empat jalur persimpangan yang dilalui kendaraan, khususnya pada jam sibuk.

Penempatan petugas di lapangan, kata dia, penting dilakukan guna menjaga arus lalu lintas kendaraan di Tol Becakayu mengalir kondusif dari hulu ke hilir. (jonder sihotang)