Menteri Amran turun ke air setinggi 1 meter untuk melakukan panen di area rawa lebak. (Humas Kementerian Pertanian)

Mentan Optimistis Lahan Rawa di Pulau Borneo Mampu Dongkrak Pangan

JAKARTA (Independensi.com) – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman optimistis potensi lahan rawa yang dimiliki Pulau Borneo seluas 100.000 hektare (Ha) mampu meningkatkan produksi pangan.

Untuk itu, Ia berharap ke depannya petani di pulau itu mampu mengelola lahan rawa tersebut.

Terkait itu, guna mendukung rencana tersebut Menteri Amran menyampaikan bantuan berupa alat traktor roda dua dan roda empat sebanyak 14 unit dan juga cultivator sebanyak 1 buah.

“Nanti semua (alat mesin pertanian) bergerak secara brigade”, ungkapnya dalam keterangan persnya kepada Independensi.com, Kamis (16/11/2107).

Dalam kunjungannya ke Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Menteri Amran yang didampingi Bupati Kabupaten Hulu Sungai Selatan Ahmad Fikri turun ke air setinggi 1 meter untuk melakukan panen di area rawa lebak.

Ada yang unik dalam panen kali ini, untuk melakukan panen biasanya para petani menggunakan perahu sekaligus untuk mengangkut hasil panennya.

Tanpa keraguan, Amran langsung terjun ke areal rawa yang ditumbuhi padi siap panen. Hal tersebut sontak mengagetkan para petani yang hadir.

Panen padi di Rawa Lebak seluas 100 hektare dilakukan merupakan hasil penerapan teknologi oleh Litbang Kementerian Pertanian.

Diakui oleh Haji Ahmad salah seorang petani bahwa kemajuan yang diperolehnya berkat kerja sama dan bimbingan dari aparat litbang pertanian.

Kalau dulu petani dengan pola konvensionalnya hasil yang diperoleh jauh dibawah harapan, tetapi sekarang dengan adanya teknologi hasil taninya semakin menjanjikan.

Di areal rawa lebak tersebut para petani mampu menghasilkan padi dengan produktivitas 4-6 ton per hektare.