Ilustrasi. Terminal Peti Kemas. (Ist)

PT IPC Terminal Petikemas akan Kolaborasi dengan PT Prima Indonesia Logistik

JAKARTA (Independensi.com) – PT IPC Terminal Petikemas dan PT Prima Indonesia Logistik akan membentuk perusahaan patungan (joint venture company/JVC) untuk mengembangkan, mengelola, dan mengoperasikan Pelabuhan Batu Ampar, Batam.

“Sinergi itu merupakan sebuah bentuk komitmen dalam mewujudkan sinergi antar-anak perusahaan BUMN,” ujar Direktur Utama PT IPC Terminal Petikemas, M Adji di Jakarta, Jumat (22/12/2017).

Ia menambahkan bahwa dengan adanya rencana kerjasama di dalam pengembangan, pengelolaan dan pengoperasian Terminal Petikemas di Batu Ampar, Batam itu akan menambah fasilitas pelayanan Petikemas di Pelabuhan Indonesia yang beroperasi secara profesional.

“Dengan demikian, maka dapat menghubungkan jaringan konektivitas perdagangan domestik dan internasional yang terintegrasi, yang pada akhirnya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan logistik nasional,” tuturnya.

Direktur Utama Pelindo II Elvyn G. Masassya menyatakan kerja sama itu akan menjadi cikal bakal pengembangan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia. Ditargetkan, pada triwulan pertama 2018 perusahaan patungan itu dapat memulai kegiatannya.

“Salah satu rencana kita adalah akan bersama mengembangkan pelabuhan di pulau Batam. Manajemennya kita tunjuk, mereka akan mengoperasikan perusahaan yang dikerjasamakan itu,” ujarnya.

PT IPC Terminal Petikemas merupakan anak perusahan PT Pelabuhan Indonesia lI (Persero) yang diberikan tugas untuk mengelola dan meng0perasikan beberapa terminal petikemas di Iingkungan PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

Sedangkan, PT Prima Indonesia Logistik adalah anak usaha PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) yang merupakan “spin off” dari Belawan Logistic Centre tahun 2014. Izin operasi Perseroan adalah ijin BUAM (Badan Usaha Angkutan Multi Moda).

Saat ini PT Prima Indonesia Logistik mengelola depo kontainer seIuas 17 Ha di Belawan. Perusahaan juga telah bekerja sama pengoperasian alat dengan cabang-cabang PT Pelindo I. (ant)