Suasana pertandingan antara tim basket Pelita Jaya Basketball melawan Pasific Caesar di ajang IBL Pertalite 2017/2018, Jumat (5/1). (Istimewa)

Pelita Jaya Nyaris Kandas

Loading

JAKARTA (IndependensI.com) – Tim Pelita Jaya Basketball harus mengeluarkan ekstra stamina sebelum menaklukkan Pacific Caesar 55-51 pada seri keempat IBL Pertalite 2017/2018 di Britama Arena. Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (5/1).

“Pertandingan ini menjadi pelajaran bagi kami. Pacific menerapkan strategi bagus, sementara kami sedang kami tidak dalam performa terbaik,” kata pelatih Pelita Jaya, Johannis Winar. Wayne Bradford yang biasanya menjadi bintang , hanya mencetak lima angka. Dia dijaga dengan ketat oleh Yerikho Tuasela.

Winar memberi pujian pada para pemainnya yang mampu mengangkat tim di saat kritis. Daniel Wenas mencetak double double bagi PJ dengan raihan 13 angka dan 10 rebound. Xaverius Prawiro menyumbang 15 angka. “Gim ini memberi pelajaran pada kami dan membuktikan kami masih butuh perbaikan, terutama dalam defense,” kata Xaverius. Winar mengakui beberapa kali pemainnya lepas dari game plan yang disusun. ” Kami benar benar off night, semua pemain melakukan turn over,” ujar Winar.

Pacific sebenarnya punya peluang untuk menang, sayang kesalahan umpan membuat mereka gagal mengungguli sang juara bertahan. “Kami mengawali laga dengan buruk. Field goals kami juga jelek. Di babak kedua saya coba memasang pemain yang memiliki efisiensi bagus,” kata Kencana Wukir, pelatih Pacific. Dia berhasil menerapkan strategi menahan agresivitas Pelita Jaya, termasuk menugaskan Yerikho menjaga Bradford. “Kuncinya hanya kemauan kuat untuk menjaga. Kita sudah tahu betapa agresifnya Bradford,” kata Yerikho.