Mantan presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva (tengah), meninggalkan sekretariat Serikat Pekerja Logam di Sao Bernardo do Campo, negara bagian Sao Paulo, Brasil, Sabtu (7/3/2018). (Foto: AFP)

Mantan Presiden Brasil Serahkan Diri

JAKARTA (IndependensI.com) – Mantan presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, menyerahkan diri ke polisi, Sabtu (7/3/2018). Stasiun televisi Brasil, Globo, melaporkan bahwa Lula siap menjalani hukuman 12 tahun penjara karena korupsi.

Dalam tayangan televisi, Lula tampak berjalan keluar dari gedung sekretariat Serikat Pekerja Logam dekat Sao Paulo sebelum dibawa polisi. Dia bersembunyi di tempat itu selama dua hari untuk menghindari penangkapan.

Luiz Inacio Lula da Silva

Sebelumnya, polisi kesulitan menciduk Lula karena diadang para pendukungnya yang berkerumun di sekitar gerung.

Tayangan Globo memperlihatkan Lula, yang dikelilingi para pengawalnya, perlahan-lahan menembus kerumunan para pendukungnya di luar gedung di Sao Bernardo do Campo. Dia kemudian diangkut oleh salah satu mobil polisi yang menunggu di luar.

Iring-iringan kendaraan polisi kemudian melaju ke jalan raya.

Lula kabarnya akan segera diterbangkan ke Curitiba, kota di belahan selatan Brasil yang disebut sebagai pusat pusaran megakorupsi “Cuci Mobil”.

Dia dinyatakan bersalah tahun lalu karena menerima apartemen mewah. Pengadilan menyebut properti itu adalah sogokan dari sebuah perusahaan konstruksi.

Lula, yang dua kali memimpin Brasil pada 2003-2010, mengaku tidak bersalah. Dia berulang kali menyebut semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya hanya akal-akalan penguasa untuk mencegahnya maju ke pemilihan presiden Oktober.

Meski dijerat masalah hukum, Lula masih unggul dalam jajak pendapat. “Saya akan mematuhi perintah penangkapan ini,” kata Lula kepada para pendukungnya yang menunggu di luar tempat persembunyiannya.

One comment

Comments are closed.