Tampilan Google Play Store di ponsel berbasis Android. (Foto: Henri Loedji)

Google Berantas Aplikasi Palsu

JAKARTA (IndependensI.com) – Google terus membersihkan Play Store. Ratusan ribu aplikasi palsu dan bermasalah dicopot dari toko perangkat lunak untuk sistem operasi Android itu.

Dalam beberapa pekan terakhir, Google telah mencopot sekitar 700.000 aplikasi yang melanggar kebijakan Play Store. Google kini melancarkan operasi pemberantasan yang mengincar pengembang aplikasi bermasalah.

Fokus utama pembersihan tahap kedua ini adalah para pembuat aplikasi identitas palsu. Di Play Store banyak ditemukan aplikasi yang dapat membuat nomor asuransi atau nomor surat izin pengemudi, yang sebenarnya melanggar ketentuan.

Pembersihan ini dilakukan setelah Google mengubah regulasinya untuk pengembang. “Kami (Google) tidak memperkenankan aplikasi yang membantu pengguna menyesatkan pengguna lain, termasuk, tidak terbatas pada, aplikasi yang menghasilkan atau memfasilitasi pembuatan kartu identitas, nomor jaminan sosial, paspor, ijazah, kartu kredit, dan surat izin mengemudi,” kata Google dalam pernyataannya, Selasa (10/4/2018).

Bukan hanya aplikasi yang berpotensi membantu tindak kejahatan yang dihapus. Google juga akan mencopot aplikasi bohongan yang dibuat hanya untuk ‘mengerjai’ pengguna.

Google tidak merinci tindakan apa yang akan dilakukan terhadap para pengembang aplikasi bermasalah tersebut. Tapi sepertinya Google akan memasukkan mereka ke daftar hitam sehingga tidak bisa lagi memasang aplikasi serupa di Play Store.

Proses pembersihan masih berlangsung. Jadi saat ini Anda mungkin masih menemukan aplikasi yang bermasalah. Pengguna tetap diminta berhati-hati dan tidak asal meng-install aplikasi.