Relawan Deklarasikan Dukungan Susi Pudjiastuti Jadi Capres/Cawapres

JAKARTA (IndependensI.com) – Sekelompok kaum muda dari berbagai latar belakang mendeklarasikan dukungan kepada Susi Pudjiastuti agar mencalonkan diri sebagai peserta Pemilihan Presiden 2019. Dukungan kepada Menteri Kelautan dan Perikanan itu disuarakan oleh relawan PEGASUS (Pergerakan Untuk Susi) di Jakarta hari Rabu (25/04/2018). 

Koordinator PEGASUS Oka Wijaya mengatakan deklarasi mendukung Susi ini berangkat dari rasa simpati, kagum dan bangga kepada perempuan asal Pangandaran, Jawa Barat ini. “Ibu Susi itu adalah perempuan Indonesia yang mampu mengubah dan melakukan banyak perbaikan untuk Indonesia,” kata Oka, Selasa (24/04/2018).

Oka menguraikan beragam prestasi Susi yang berangkat dari bawah, menjadi pengusaha perikanan dan penerbangan sukses hingga menjadi menteri. “Pada 1996, Ibu Susi mendirikan pabrik pengolahan ikan PT ASI Pudjiastuti Marine Product, bisnisnya ini meluas hingga ke Asia dan Amerika,” ujar Oka. Susi juga memperluas bisnisnya dengan mendirikan perusahaan penerbangan PT ASI Pudjiastuti Aviation. Perusahaan ini dikenal dengan pesawat Cessna Caravannya yang membuka penerbangan di jalur perintis. Sebagai pengusaha, ia meraih sedikitnya 25 macam penghargaan.

“Setelah menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, 2014, prestasinya juga sangat banyak,” tambah Oka. Selama menjadi Menteri, Ibu Susi berhasil memerangi kegiatan perikanan yang tidak sah atau Ilegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing. Dalam 3 tahun di kabinet Pemerintahan Jokowi, Menteri Susi sudah menenggelamkan 317 kapal asing sebagai bentuk aksi memerangi pencurian ikan di laut Indonesia.

Lewat komandonya pula, produksi perikanan Indonesia 2017 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Produksi perikanan tangkap sebesar 7,6 juta ton, naik dari 6,5 juta ton. Sedangkan produksi perikanan budidaya sebesar 16,16 juta ton dari 16 juta ton.

Berdasarkan catatan Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), pada periode Januari–November 2016-2017, nilai ekspor produk perikanan naik 8,12% dari US$ 3,78 miliar pada 2016 menjadi US$ 4,09 miliar pada 2017.

“Lewat kepemimpinannya, Susi juga menjaga keberlanjutan sumber daya ikan dan lingkungan, dengan menjaga sumber daya lobster, kepiting, dan rajungan bertelur untuk generasi mendatang, berhasil melakukan konservasi spesies hiu koboi dan martil, lalu menerapkan penggunaan alat penangkap ikan yang ramah lingkungan dan banyak lagi,” jelas Oka. Itu sebab, tambah Oka, Susi pernah menerima penghargaan maritim tertinggi di dunia atas semua kebijakan yang telah ia tempuh dan juga didapuk menjadi pemimpin yang peduli lingkungan dari WWF (World Wildlife Fund for Nature) internasional.

Dengan berbagai prestasi itu, Oka mengatakan, Susi terbukti mampu melakukan banyak perubahan bagi Indonesia. Itu sebab relawan PEGASUS (Pergerakan Untuk Susi) Indonesia ingin mengusungnya sebagai peserta pada Pemilihan Presiden 2019. “Pegasus punya jaringan di 34 propinsi, dan secara sistematis nanti akan mendeklasikan dukungan ini untuk ibu Susi, kita ingin sukseskan pencalonan beliau sebagai calon presiden atau calon wakil presiden untuk 2019. Ini dukungan sekaligus tantangan untuk Ibu Susi agar mencalonkan diri,” tegas Oka.