Petenis ganda campuran Indonesia Christopher Rungkat (kiri) yang berpasangan dengan Aldila Sutjiadi mengembalikan bola ke petenis ganda campuran Pakistan Muzammil Murtaza dan Sarah Mahboob Khan pada babak pertama ganda campuran Asian Games ke-18 tahun 2018 di Venue Tenis Kompleks Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (19/8/2018). (ANTARA/INASGOC)

Petenis Kawakan Bertarung di Asian Games 2018

PALEMBANG (IndependensI.com) – Para jawara tenis di Benua Asia, “turun gunung” untuk berlaga saat Asian Games 2018 cabang olahraga tenis memainkan pertandingan hari keduanya, Senin (20/8/2018). Unggulan lima besar pada tiga nomor pertandingan yakni tunggal putri, tunggal putra dan ganda putra, akan membuktikan kemampuan mereka bukan isapan jempol semata.

Di nomor tunggal putri, pemain China unggulan pertama yang sempat menduduki peringkat 23 dunia, Zhang Shuai, akan bertarung menghadapi wakil Sri Lanka Anika Chloe Seneviratne di fase 32 besar. Unggulan kedua dan ketiga, Qiang Wang (China) dan Luksika Kumkhum (Thailand) yang merupakan petenis putri terkuat di Asia Tenggara saat ini, juga akan menjalani pertandingan putaran 32 besarnya dengan lawan masing-masing Sunam Jeong (Korea Selatan) dan Eudice Wong Chong (Hong Kong).

Bagi Kumkhum, predikatnya yang merupakan satu-satunya petenis Asia Tenggara di unggulan lima besar dalam Asian Games 2018 ini, dia enggan jemawa untuk bisa melaju ke putaran selanjutnya. “Ya saya memang menjadi unggulan yang peringkatnya cukup baik, tapi ini akan berat karena semua yang di sini juga main bagus. Meski begitu, saya mau fokus satu persatu dulu dengan harapan bisa memiliki hasil balik,” kata Kumkhum seperti dikutip dari Antara. Unggulan keempat dan kelima nomor tunggal putri yakni Sabina Sharipova (Uzbekistan) serta Miyu Kato (Jepang), juga akan menjalani laga perdananya di hari kedua pertandingan cabang tenis Asian Games 2018.

Di nomor tunggal putra, petenis unggulan satu asal Uzbekistan Denis Istomin (31) yang pernah menduduki peringkat 33 dunia, akan menerima tantangan dari petenis Pakistan Aqeel Khan di Jakabaring. Pun demikian dengan unggulan dua dan tiga tunggal putra, Ramkumar Ramanathan (India) serta Jason Jung (Chinese Taipei) akan menjajal lapangan Jakabaring dengan menerima tantangan masing-masing Hong Kit Wong (Hong Kong) dan Amir Hosein Badi (Iran).

Sementara itu, unggulan empat tunggal putra Prajnesh Gunneswaran, akan menghadapi tekanan suporter tuan rumah kala menerima tantangan dari wakil Indonesia M Rifqi Fitriadi yang melalui pertandingan putaran pertamanya dengan menumbangkan wakil Nepal Samrakshyak Bhushan Bajracharya di putaran pertama 6-2, 6-2. Sedangkan unggulan lima nomor tunggal putra asal Chinese Taipei, Tsung-Hua Yang, akan menghadapi perlawanan habis-habisan petenis Libanon Hady Habib di 32 besar.

Unggulan satu nomor ganda putra asal India Rohan Bopanna/Divij Sharan dipastikan akan mendapat ujian kala bermain di Lapangan Tenis Jakabaring menghadapi duet tuan rumah David Agung Susanto/Ignatius Anthony Susanto yang berhasil mengempaskan pasangan Maladewa, Faai Fazeel Abdulla/Saai Waheed Ahmed 6-1, 6-0 di putaran pertama (64 besar).

Sementara unggulan kedua asal Thailand Sanchai Ratiwatana/Sonchat Ratiwatana akan menghadapi pasangan Korea Selatan Seong-Chan Hong/Jeamoon Lee di fase 32 besar, duet unggulan tiga asal China Mao-Xin Gong/Ze Zhang akan ditantang pasangan Mongolia Erdenbayar Duurenbayar/Badrakh Munkhbaatar. Adapun unggulan empat dan lima yang sama-sama dari Chinese Taipei, yakni Ti Chen/Hsien-Yin Peng dan Chen-Peng Hsieh/Tsung-Hua Yang, akan ditantang masing-masing oleh Francis Casey Alcantara/Jeson Patrombon (Filipina) dan Mohammad Abid Ali Khan Akbar/Aqeel Khan (Pakistan) di fase 32 besar.