Gus Adhi Minta Perkuat Terus Silaturahmi Urang Sunda di Bali

BALI (Independensi.com) – Anggota Komisi IV DPR RI A.A. Bagus Adhi Mahendra Putra memuji keberadaan warga Jawa Barat yang tergabung dalam Bamus (Badan Musyawarah Urang Sunda) Bali yang tetap mampu menjaga persatuan dan melestarikan seni dan budaya.

“Meski berada di perantauan Bamus Bali ini tetap kuat dalam menjaga persaudaraan dan juga seni budayanya,” ujar Gus Adhi begitu kerap dia disapa di sela-sela acara Pengukuhan Ketua Umum Bamus Sunda Bali periode 2018-2021 yang dirangkai dengan HUT Bamus ke-8 dan AMS Bali ke-3 berlangsung di Kuta, Minggu (4/11/2018).

Acara pengukuhan yang mengusung tema “Bamus Nu Urang Kudu Juara” itu dihadiri ratusan peserta serta sejumlah tokoh termasuk Gus Adhi yang diundang khusus sekaligus sebagai peninjau dalam acara pengukuhan tersebut.

“Saya mengapresiasi apa yang dilaksanakan oleh keluarga kita dari Jawa Barat dalam organisasi Bamus yang dilantik hari ini. Hal ini memberikan rasa bangga kepada diri saya, dalam perantauan mereka masih bisa melestarikan budaya, kuat dalam persaudaraan, meluruskan kalau ada yang bengkok dan menyatukan yang patah,” ujar Gus Adhi.

Pada kesempatan itu, politisi Golkar Bali yang kini nyaleg ke DPR RI ini berharap Bamus yang ada di Bali ini senantiasa dapat melestarikan budaya, mempererat persatuan dan membantu terwujudnya pembangunan di Provinsi Bali.

Dikatakan dalam proses pembangunan diawali proses politik. Di dalam menyongsong hajatan politik ini, diharapkan terbangun sinergi dengan rasa kekeluargaan. “Hal yang harus kita lihat adalah apa yang kita harus perbuat. Kalaupun nanti diputuskan untuk mendukung saya sebagai calon di DPR RI dari Partai Golkar, saya sebagai pribadi berpikir apa yang bisa saya kerjakan untuk keluarga ini, saya ikut menyatu dalam proses tesebut, menjadi pemersatu dan mewujudkan harapan mereka,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Bamus Bali Deden mengatakan pihaknya telah memiliki program prioritas untuk rencana kerja ke depan. Untuk rencana jangka pendek pihaknya akan mendata semua masalah anggota. Setelah pendataan dilanjutkan untuk pemberian BPJS dan tunjangan kesehatan. Intinya anggota Bamus di Bali yang mencapai sekitar 40 ribu orang akan diupayakan dijaga kesehatannya termasuk juga ketika ada anggota yang berduka dan minta dipulangkan ke kampung halamannya. (hidayat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *