Elbert Sie. (Istimewa)

Pesti Gelar Seleksi Nasional

JAKARTA (IndependensI.com) – Pengurus Pusat Persatuan Soft Tenis Seluruh Indonesia (PP Pesti) akan menggunakan Kejuaraan Soft Tennis Indonesia ke-4 yang akan berlangsung di Lapangan Tenis KONI Bali di Denpasar, Bali pada 27 November – 2 Desember mendatang. Ajang ini sebagai salah satu ajang seleksi nasional atlet-atlet soft tenis Indonesia.

“Turnamen itu akan menjadi salah satu tahapan seleksi atlet dalam pembentukan tim nasional soft tenis Merah-Putih menuju SEA Games 2019. Sebelumnya, kami telah memantau penampilan mereka ketika mengikuti Kejuaraan Nasional di Manado pada awal November,” kata Panitia Penyelenggara Kejuaraan Soft Tennis Indonesia ke-4 Agus Rosadi seperti dikutip dari Antara, Minggu (25/11/2018).

Tercatat, 60 atlet soft tennis dari empat negara, menurut Agus, akan mengikuti kejuaraan internasional cabang soft tenis ke-4 di Indonesia itu. Empat negara itu adalah Indonesia, India, Kanada, dan Korea Selatan. “Kami baru menerima tiga tim luar negeri yaitu India, Kanada, dan Korea Selatan sampai batas akhir pendaftaran pada 24 November. Tapi, panitia pelaksana siap jika negara lain yang menyatakan minat juga datang ke Bali untuk mengikuti kejuaraan,” kata Agus.

Lebih jauh Agus mengatakan, daya tarik pariwisata Bali sebagai lokasi penyelenggaraan akan menarik minat para peserta dari negara-negara lainnya meskipun peserta yang menyatakan minat belum memberikan informasi kedatangan kepada panitia. Panitia pelaksana akan menggelar enam nomor pertandingan yaitu tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, beregu putra, dan beregu putri.

Sejumlah atlet nasional soft tenis penyumbang medali bagi Indonesia dalam Asian Games 2018 juga akan mengikuti kejuaraan itu. Mereka adalah Elbert Sie, Prima Simpatiaji, dan Dwi Rahayu Putri. “Peta persaingan akan sangat ketat terutama dengan keikutsertaan pemain-pemain Korea Selatan yang merupakan atlet-atlet unggulan dunia dan bukan saja unggulan di Asia. Pemain-pemain India dan Kanada akan menjadi pemain kuda hitam dalam kejuaraan itu,” kata Agus.