Tim inspektur Otoritas Bandara Wilayah VIII melakukan rampcheck 73 pesawat selama periode Nataru 2019

Otban Wilayah VIII Manado Rampcheck 73 Pesawat Selama Nataru 2019

Loading

MANADO (Independensi.com) – Selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru 2019) Kantor Otoritas Bandara VIII Manado melakukan rampcheck sebanyak 73 pesawat.

Kepala Otoritas Bandara VIII Sarmanto menjelaskan rampcheck dilakukan di 3 bandara yang sipantau yaitu Bandara Sam Ratulangi Manado, Bandara Patimura Ambon dan Bandara Jalaluddin Gorontalo. Secara umum dari hasil rampcheck tidak ada pesawat yang mengalami kerusakan serius sehingga tidak bisa terbang. .

Otban VIII Manado dalam rampcheck kali ini menerjunkan 23 insepektur untuk melakukan rampcheck di 3 bandara dalam pemantauan. “Tidak ada kerusakan serius sehingga tidak diperbolehkan terbang. Temuan kerusakan sifatnya minor,” jelas Sarmanto (26/12)

Ada satu pesawat yang harus ditunda penerbangannya pada tanggal 22 Desember yaitu pesawat Lion Air tipe Boeing 737-900 ER dengan nomor penerbangan JT 735 dengan nomer registrasi PK-LFZ yang akan menerbangi rute Manado- Surabaya. Pesawat terbebut dipiloti Capt. Dias Ganda.

Pesawat tersebut sebelumnya nge- round di bandara Sam Ratulangi dengan jadwal terbang pukul 06.15 WITA Pada saat menuju landasan tiba-tiba salah satu lampu yang mengindikasikan adanya masalah pada inverter menyala. Pesawatpun kembali round to appron.

Hasil pemeriksaan, inverter harus diganti. Karena di Manado tidak ada sparepart maka perbaikan pesawat menunggu sparepart yang didatangkan dari Surabaya yang di datangkan dengan pesawat Batik ID 6280 yg akan tiba ETD 17.30 LT. Adapun menumpang ke Surabaya akhirnya dialihkan, menunggu pesawat dari Ujung Pandang JT 778.

Sebagaimana diketahui rampcheck merupakan kegiatan yang sifatnya rutin dilakukan oleh inspektur Otoritas Bandara masing-masing wilayah maupun yang dilakukan oleh inspektur Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk memastikan pesawat laik operasi. Hal ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman para penumpang.