DPC PDI Perjuangan Kota Medan pada hari terakhir penjaringan, Sabtu (14/9), menerima Sutrisno Pangaribuan yang mendaftar sebagai Balon Walikota Medan. (Ist)

Di Hari Terakhir, DPC PDI Perjuangan Medan Terima Sutrisno Pangaribuan Bersama Wong Cilik

JAKARTA (Independensi.com) – DPC PDI Perjuangan Kota Medan pada hari terakhir penjaringan, Sabtu (14/9), menerima Sutrisno Pangaribuan yang mendaftar sebagai Balon Walikota Medan.

Dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/9), Sutrisno Pangaribuan (SP) dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara pada Senin 15 September 2014 dan mengakhiri tugas, Sabtu 14 September 2019.

Selama 5 tahun ia penuh mengabdi untuk memperjuangkan aspirasi dari konstituen di Daerah Pemilihan SUMUT 7, Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Kota Padangsidimpuan.

Sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, SP juga menjadikan seluruh wilayah Sumatera Utara sebagai wilayah kerjanya.

Terlibat aktif memperjuangkan nasib pedagang korban pasar aksara Medan agar dibangun kembali di tempat semula hingga memfasilitasi para pedagang bertemu dengan staf di Kantor Staf Kepresidenan, Kementerian Perdagangan, dan DPR RI.

Hingga puncaknya Presiden Joko Widodo mengunjungi lokasi pasar aksara yang terbakar dan beliau menyatakan Pasar Aksara harus dibangun kembali di tempat semula.

SP juga mendorong penyelesaian persoalan pedagang pasar marelan, pasar kampung lalang, pasar peringgan, dan mendukung sepenuhnya penataan kembali aktivitas pedagang di sekitar taman ahmad yani medan.

SP membela masyarakat pinggir rel jalan asrama dan masyarakat pinggir rel sepanjang rel medan ke belawan juga dilakukan sewaktu Kementerian Perhubungan dan PT KAI melakukan penertiban tanpa musyawarah.

Ia juga melakukan fasilitasi penyelesaian persoalan buruh TKBM belawan menyangkut konflik buruh dengan koperasi dan persoalan perumahan buruh dengan perbankan.

Selain itu, juga fasilitasi terhadap persoalan di sektor transportasi, antara konvensional dan daring, baik driver dan pengelola transportasi daring. Berbagai persoalan transportasi mendapat fasilitasi penyelesaian.

Ditambah lagi fasilitasi bagi masyarakat penyandang masalah kesejahteraan sosial untuk mendapatkan pelayanan identitas kependudukan, pelayanan kesehatan, dan berbagai persoalan PMKS lainnya.

Berbagai fasilitasi persoalan kota Medan tersebut diyakini sebagai bagian dari keberpihakan SP terhadap wong cilik. Maka perwakilan dari kelompok masyarakat tersebut yang mengantar SP mengambil formulir pendaftaran Sabtu siang.

Perwakilan kelompok masyarakat tersebut mengantar SP berjalan kaki dari Kantor DPRD Sumut menuju kantor DPC Kota Medan. Perwakilan pedagang korban kebakaran pasar aksara, perwakilan pemulung, perwakilan buruh, perwakilan masyarakat yang tergusur mengantar SP mengambil formulir.

Pengambilan formulir dilakukan Sabtu (14/9) pukul 12.00 WIB, dan telah dikembalikan di hari yang sama Pukul 20.15. Untuk berkas yang belum lengkap, akan dilengkapi hingga Jumat (20/9) mendatang.