Solat Istisqo warga dari 4 Desa dikawasan aliran Bengawan Solo yang mengering

Dilanda Kemarau Panjang, Warga 4 Desa Gelar Solat Istisqo

GRESIK (Independensi.com) – Salat istisqa (minta hujan, red), digelar warga dari Desa Desa Sekargadung, Madumulyorejo, Baron dan Jrebeng Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik Jawa Timur. Karena, kemarau panjang yang mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan air untuk keperluan sehari-hari.

Bahkan, pelaksanaan Solat Istisqa yang dipimpin oleh KH Toyyib Masudi sebagai Imam dan KH Nur Soleh sebagai Khotib. Dilaksanakan diareal Sungai Bengawan Solo yang mengering imbas kemarau, Kamis (31/10).

“Kami melakukan Salat Istisqa ini, agar Allah SWT tuhan yang maha kuasa menurunkan hujan. Agar kami tidak kesulitan mencari air dan sawah maupun ladang bisa ditanami kembali,” kata, Zuhri salah seorang warga yang mengikuti Solat Istisqa.

“Solat ini merupakan peristiwa yang sangat langkah, karena hampir tidak pernah dilaksanakan di sini. Mungkin, ini menjadi yang pertama kalinya dilakukan oleh warga. Sebab, selama ini kekeringan yang terjadi tidak pernah separah ini. Hingga menyebabkan Bengawan Solo, ikut kering dan dijadikan lokasi Solat,” ujarnya.
 
 
Ditambahkan Zuhri, tujuan utama Solat Istisqa selain meminta hujan juga bermanfaat sebagai pembelajaran masyarakat. Khususnya para generasi muda, yang belum pernah melaksanakan Solat Istisqo bisa mempraktikkannya langsung.

“Semoga Allah SWT segera mengabulkan doa yang kami panjatkan, dengan segera diturunkannya hujan yang kami harapkan,” tutupnya. (Mor)