Perugas medis RSPG mendapat pembekalan tentang virus Corona

Petugas Medis RSPG Diberi Bekal Pengetahuan Tentang Virus Corona

GRESIK (Independensi.com) – Petugas medis di Rumah Sakit Petrokimia Gresik (RSPG), mendapatkan pembekalan pengetahuan tentang virus Corona. Agar mereka memahami dan bisa menangani dengan cepat, jika ada pasien yang teridentifikasi penyakit mematikan itu.

Pembekalan dilakukan, dalam Seminar tentang kesiapsiagaan RSPG terhadap wabah virus Corona dengan menghadirkan nara sumber dr Soedarsono, Sp. S (K) selaku staf pendidik di Universitas Airlangga Surabaya dan Kepala Bidang (Kabid) rawat jalan RSPG dr Eko Priyanto.

“Alhamdulillah, virus Corona belum masuk ke Indonesia tetapi sebagai petugas medis kita tetap harus waspada dan sedini mungkin mampu memahaminya dengan benar,” ujar Kepala Bidang (Kabid) rawat jalan RSPG dr Eko Priyanto, Rabu (12/2).

“Langkah atisipatif itu kami lakukan, sebab saat ini pekerja asing dari luar negeri khususnya China masih terus terjadi dan tersebar disejumlah perusahaan di Indonesia,” tuturnya.

Di tambahkan dr Eko, bahwa pemahaman tentang virus Corona ini juga harus disosialisasikan ke perusahaan-perusahaan asing khususnya yang terdapat TKI dari China maupun di pelabuhan internasional. Menginggat diwilayah Gresik ini, terdapat pelabuhan yang banyak didatangi kapal-kapal asing.

“Kita bisa menyampaikan ke perusahaan atau petugas pelabuhan internasional yang ada orang asingnya, tentang virus Corona. Agar tidak timbul pemahaman yang salah atau kekhawatiran tinggi yang timbul pada para pekerja dilingkungan setempat,” tandasnya.

Sementara, dr Soedarsono, mengatakan, virus Corona ini bisa menyerang siapa saja. Baik balita, remaja, orang tua dan lansia. Penularannya bisa dari jabat tangan, ciuman pipi dan air ludah.

“Indikasi penyakit corona itu semua orang bisa terkana virus Corona, mulai balita, dewasa dan orang tua. Cuma proses lebih lanjut tergantung ketahanan tubuh orangnya,” kata dr Soedarsono, yang juga ketua bidang penyakit infeksi emerging and re-emerging RSUD Dr Soetomo Surabaya.

dr Soedarsono menegaskan, masyarakat tidak perlu was-was dengan kabar virus Corona, tapi hanya perlu waspada.

“Tidak semua yang demam, batuk dan pilek itu terjangkit virus Corona. Tapi perlu identifikasi yang dalam, sehingga masyarakat tidak perlu was-was dan tetap jaga kesehatan,” pungkasnya. (Mor)