BEKASI (IndependensI.com)- Pemerintah menyiapkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp 130 triliun untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kredit ini juga dapat dimanfaatkan pengembang, kontraktor, hingga pemasok material. Bunga ringan sekitar 5 persen saja.
Kemudian, Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program pemberdayaan UMKM ekosistem perumahan. Tujuannya juga untuk meningkatkan ekonomi masyarakat baik perorangan maupun badan usaha
Informasi itu disampaikan Menteri UMKM, Maman Abdurrahman saat meluncurkan program UMKM Ekosistem Perumahan di Perumahan Griya Srimahi Indah, Desa Srimahi, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, kemarin
Disampaikan juga bahwa pemerintah mendorong pembangunan 3 juta rumah se Indonesia. Ini menjadi peluang
bagi UMKM lokal.
Peluncuran dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asda II) Kabupaten Bekasi, Ani Gustini, mewakili Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.
Diharapkan program ini dapat berkolaborasi dengan program perumahan. Dengan adanya program ini, UMKM lokal akan semakin berkembang, ungkap Ani.
Sebagaimana diketahui, perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bekasi, terus berkembang.
Guna keberlanjutan jenis usaha skala kecil dan menengah yang memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, Pemkab Bekasi terus mendukung, tegas Ani.
Adapun kriteria usaha produktif yang dikelola perorangan atau badan usaha, diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.
Bahkan produk para pelaku UMKM di Kabupaten Bekasi, telah dikenal hingga tingkat nasional dan internasional. Dan saat ini, Pemkab Bekasi mendukung pemberdayaan UMKM ekosistem perumahan.
Pemkab Bekasi, terus memberikan dukungan melalui pelatihan, fasilitasi modal, serta membuka akses pasar bagi pelaku UMKM, tambah Ani.
Diharapkan melalui program ini dapat digunakan modal usaha ekonomi keluarga dan dapat tumbuh berkembang. (jonder Sihotang)