Kapela Polres Metro Bekasi, Kombespol Asep Adi Saputra

Jawa Barat Dalam Bahaya Ancaman Teroris, Polisi Bekasi Lakukan “Sweeping”

BEKASI (IndependensI.com) – Jajaran kepolisian semakin meningkatkan pengamanan di wilayah masing-masing dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat. Jawa Barat termasuk salah satu wilayah yang sangat bahaya dalam ancaman terorisme. Terkait dengan hal itu, Polresta Bekasi melakukan sweeping dan pemeriksaan secara intensif.

Polres Metro (Polrestro) Bekasi, Jawa Barat bersama aparatur negara berjumlah 300 personil dikerahkan guna melakukan keamanan dan kestabilan wilayahnya dari ancaman terorisme dalam Operasi Cipta Kondisi.

“Dalam kegiatan ini dibagi menjadi dua kelompok yaitu barat dan timur, selain itu juga melakukan patroli daerah perbatasan,” kata Kepala Polres Metro Bekasi, Kombes Polisi Asep Adi Saputra di Kabupaten Bekasi, Minggu (10/7/2017).

Dalam acara gelar Operasi Cipta Kondisi tersebut, Asep mengatakan, pihaknya lebih memfokuskan keamanan dan kestabilan lingkungan dari bahaya ancaman terorisme. Ancaman tersebut sudah mulai masuk di wilayah Bandung, Jawa Barat. Untuk itu, Kabupaten Bekasi yang merupakan salah satu bagian dari Jawa Barat juga harus melakukan sweeping dan pemeriksaan intensif.

Kegiatan tersebut, lanjut Asep, merupakan salah satu langkah kongkrit guna menjaga keamanan bersama. Selain itu, dikarenakan wilayah hukumnya merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara.

Dengan alasan inilah, penjagaan dan patroli harus dikerahkan guna menjaga keamanan bersama. Dalam operasi ini juga melakukan pemeriksaan kelengkapan dan barang bawaan pemilik kendaraan. “Ini adalah salah satu cara pencegahan dan menjawab terjadinya ancaman terorisme yang saat ini menjadi bahan perbincangan di masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan tentunya Operasi Cipta Kondisi ini tidak hanya dikarenakan adanya bom panci yang meledak pada daerah Bandung semata. Namun, dalam kegiatan ini lebih menitik beratkan pada penjagaan perbatasan Kabupaten Bekasi. Ini dilakukan selain adanya laporan yang menyatakan tindak kriminalitas masih terbilang tinggi.

Tetapi hal tersebut juga harus tetap mengacu pada aturan maupun tupoksi yang berlaku. Dan meminta personil yang bertugas harus tetap menggunakan 3S (senyum, salam, sapa).

Kombes Polisi Asep menambahkan dalam upaya peningkatan keamanan wilayah hukumnya harus tetap sesuai aturan. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini akan jauh lebih baik dan dapat lancar tanpa adanya halangan. Selain itu, juga meminta kerjasama dengan masyarakat, agar lebih kondusif,”tuturnya.(kbn)