Kondisi Jalan Tol Jakarta-Cikempek yang macet parah tepatnya di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi. (foto:jonder sihotang)

Macet Parah jalan Tol Cikampek Dikeluhkan

BEKASI (IndependensI.com) – Kemacetan parah di ruas tol Jakarta Cikampek (Japek), semakin parah. Para pengguna jalan bebas hambatan ini, dua minggu terakhir, banyak mengeluh. Lama tempuh yang seharusnya dari Cawang ke Bekasi Timur normalnya satu jam, bisa ditempuh hingga dua jam.

Rosinta (26) pada Senin, (17/7) mengakui, pagi ini ia harus berangkat dari Bekasi menuju kantornya di Kawasan Jalan Sudirman Jakarta Selatan pukul 05.30 WIB. “Kalau berangkat kesiangan, sampai di kantor pasti terlambat. Sedang masuk kantor pukul 08.00 WIB,” katanya.

Senin pekan lalu katanya, ia pulang dari kantornya di Jalan Sudirman Jakarta ke Bekasi pukul 18.00 WIB dan baru sampai di rumah pukul 23.00 WIB. “Macetnya parah bangat, dan terpaksan nahan buang air kecil berjam-jam di dalam bus,” keluhnya.

Humas Jasa Marga Cabang Jalama Tol Japek, Haryono sebelumnya membenarkan macet parah di ruas jalan tersebut, banyak dikeluhkan pengguna jalan tol. Ia mengakui sejumlah pembangunan proyek di jalan tersebut, sedang tahap pekerjaan.

Diantara pembangunan proyek adalah Jalan tol Jakarta Cikampek II atau elevated. Jalan ini dibangun di atas jalan yang ada saat ini.Tanggal 6 Juli 2017, pembangunan jalan elevate memiliki panjang 36 kilo meter itu sudah dimulai pembangunannya

Kemudian, pembangunan jalur LRT Jakarta-Bekasi Timur. Pembangunan
Rel Kereta Cepat Jakarta- Bandung, dan proyek Jalan tol Cibitung- Cilincing di simpang susun Cibitung kilo meter 25.

Diperkirakan, proyek elevated dan rel kereta api cepat, baru rampung 2019, dan para pengguna Jakarta Cikampek diminta bersabar. Haryono mengimbau jika terjadi macet parah sebaiknya keluar dan menggunakan jalur pantura non tol dan masuk tol lagi di Karawang Barat atau Timur.

Info macet ujarnya, bisa juga dipantau melalui media google map.

Informasi yang diperoleh, jalan tol layang Japek II dibangun dengan investasi sebesar Rp 16,23 triliun oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dengan konsorsium PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Ranggi Sugiron Perkasa.

Pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II terdiri dari sembilan seksi yaitu, seksi Cikunir-Bekasi Barat sepanjang 2,99 kilo meter, seksi dua Bekasi Barat-Bekasi Timur (3,63 km), seksi tiga Bekasi Timur-Tambun (4,34 km).

Kemudian empat Seksi Tambun-Cibitung (3,30 km), Seksi lima Cibitung-Cikarang Utama (4,46 km), seksi enam. Cikarang Utama-Cikarang Barat (2,72 km). Seksi tujuh Cikarang Barat-Cibatu (3,16 km). Seksi delapan Cibatu-Cikarang Timur (2,45 km), dan Seksi sembilan Cikarang Timur-Karawang Barat (9,79 km).

Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (elevated) ditargetkan dapat beroperasi pada 2019. Sedang rel kereta api cepat Bandung-Jakarta berada di sisi selatan Jalan Tol Japekn LRT di sisi timur.(jonder sihotang)