Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan penghargaan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik kategori BUMN pada Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro (Foto: dok. Sekretariat Wapres)

Taspen Ungguli Telkom, PT KAI dan PLN Soal Transparansi Publik

JAKARTA (independensi.com) – Taspen kembali meraih peringkat pertama dalam penghargaan Pemeringkatan Keterbukaan Informasi Publik kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebelumnya, Taspen sebagai BUMN yang mengelola jaminan sosial bagi Aparatur Sipil Negara meraih prestasi serupa pada 2015 dan 2016.

Penghargaan ini diadakan dalam rangka meningkatkan awareness badan publik untuk mengimplementasikan Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Selain itu, penghargaan yang telah digelar sejak 2011 ini juga bertujuan untuk terus meningkatkan layanan informasi badan publik.

Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Taspen untuk terus menjaga keberlangsungan transparansi dalam pengelolaan informasi umumnya di lingkungan BUMN. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden.

Dalam sambutannya, Jusuf Kalla mengapresiasi inisiatif yang telah dilakukan Komisi Informasi Pusat dalam usahanya, yakni terus mengedukasi dan meningkatkan kualitas pengelolaan informasi di badan publik.

Direktur Utama PT Taspen (Persero) Iqbal Latanro menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas seluruh kerja keras dari karyawan sehingga untuk ketiga kalinya Taspen didaulat sebagai BUMN yang informatif.

“Mempertahankan sebagai yang terbaik selama tiga tahun berturut-turut bukanlah hal yang mudah. Namun kami selalu berupaya meningkatkan standar layanan kami agar dapat menjamin hak setiap peserta dan stakeholder memperoleh hak dan informasi berkaitan dengan program Taspen,” ujarnya dalam keterangan tertulis.

Iqbal juga berharap agar penghargaan ini semakin memantapkan posisi Taspen sebagai pengelola program jaminan sosial pegawai Aparatur Sipil Negara dan pejabat negara yang terpercaya dan selalu menjalankan bisnis serta layanannya secara transparan sesuai Prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Dengan capaian prestasi yang sama dalam tiga tahun berturut-turut, Taspen semakin berkomitmen untuk terus memantapkan implementasi bisnis dan layanan yang transparan. Bagi Taspen, keterbukaan informasi merupakan pondasi utama dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Hal ini pun mampu mendukung perwujudan layanan dan kinerja yang memuaskan bagi peserta dan stakeholder.
Taspen mengungguli 118 perusahaan yang masuk dalam kategori BUMN dengan poin 93,67 dan rata-rata peningkatan sebesar 12% dari tahun sebelumnya.

Berikut peringkat Keterbukaan Informasi Publik tahun 2017 kategori BUMN:
1. PT TASPEN dengan poin 93,67
2. Perum Perhutani dengan poin 88,86
3. PT Kereta Api Indonesia dengan poin 80,81
4. Perum Jasa Tirta II dengan poin 80,31
5. PT Perusahaan Listrik Negara dengan poin 77,92
6. PT Pelabuhan Indonesia III dengan poin 75,10
7. PT Biofarma dengan poin 73,64
8. PT Bank Tabungan Negara dengan poin 72,19
9. PT Industri Telekomunikasi Indonesia dengan poin 60,70
10. PT Len Industri dengan poin 58,64.