Patung Yesus di puncak Pulau Mansinam, Manokwari yang menghadap ke Kota Manokwari, Papua Barat. Patung Yesus setinggi 30 meter sebagai tanda peringatan penyebaran peradaban, pendidikan, dan agama di Papua, yang dimulai pada 5 Februari 1855 oleh dua pendeta Kristen, Ottow dan Geisher.

Papua Gelar Ibadah Bersama Peringati Pekabaran Injil

JAYAPURA (IndependensI.com) – Pemerintah Provinsi Papua akan menggelar ibadah bersama dalam rangka memperingati Hari Pekabaran Injil Ke-163 di Stadion Mandala Jayapura pada Senin (5/2/2018). Warga Papua setiap tahun selalu memperingati masuknya dan diterimanya Injil dan Tuhan Yesus sebagai juru selamat umat manusia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Papua Hery Dosinaen di Jayapura, Sabtu (3/2/2018), mengatakan setelah pelaksanaan ibadah bersama tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe juga akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah bagi “hamba-hamba” Tuhan.

“Peletakan batu pertama pembangunan perumahan yang diperuntukkan bagi ‘hamba-hamba’ Tuhan ini akan dilaksanakan rencananya di Angkasa,” kata dia.

Dia menjelaskan bahwa ke depannya Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Provinsi Papua akan melihat lebih jauh bagaimana pengaturannya di masing-masing kabupaten/kota.

“Selain itu, dengan adanya peringatan Hari Pekabaran Injil ini, semua pihak yakni pemerintah dan masyarakat harus bisa merekonsiliasi serta melihat landasan iman di atas tanah ini, pasalnya atas dasar Injil semua berpijak juga membangun tanah ini,” ujar dia.

Dia menjelaskan dengan merayakan Hari Pekabaran Injil semua masyarakat di Tanah Papua, tanpa membedakan apapun agamanya, dapat bersama-sama bergandengan tangan, untuk satu padu, membangun daerah setempat yang lebih maju dengan kehidupan warganya yang makin sejahtera.

“Kami juga mengimbau khususnya para pegawai yang merupakan umat Tuhan untuk datang dan menghadiri ibadah bersama dalam rangka memperingati Hari Pekabaran Injil ini,” kata dia.

Setiap 5 Februari masyarakat kristiani di Tanah Papua memperingati Hari Pekabaran Injil. Hari itu dijadikan libur fakultatif, hari libur resmi, dan cuti bersama di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.