Segenap Pengurus Provinsi PGI Jawa Barat periode 2014-2018. (Dokumentasi)

Kontribusi PGI Jabar untuk Golf Nasional

JAKARTA (IndependensI.com) – Diakui atau tidak, nama Pengprov PGI Jawa Barat sejak beberapa tahun belakangan ini selalu menjadi bahan pembicaraan, khususnya di kalangan para pembina maupun para pegolf amatir di seluruh Tanah Air.

Pasalnya, ketika pengprov yang lain terkesan “asyik dengan dirinya sendiri”, Pengprov PGI Jawa Barat justru kontribusinya terhadap pergolfan nasional – suka tidak suka – terkesan melampaui  batas “kewenangan”-nya sebagai asosiasi golf amatir di tingkat provinsi.

Selain menggelar event berskala lokal, Pengprov PGI Jawa Barat bekerjasama dengan Olympic Golf Club juga menggelar open tournament bertajuk Olympic Jabar Amateur Open (OJAO) I, II, III pada 2015, 2016 dan 2017. Dan, pada 7-9 Mei 2018 untuk keempat kalinya event yang sama pun akan bergulir kembali.

Olympic Jabar Amateur Open adalah salah satu bagian dari rencana pelaksanaan kegiatan dan program kerja Pengprov PGI Jawa Barat 2018 – sebagaimana siaran pers yang disampaikan H Sirod Zudin, Ketua PGI Pengprov Jawa Barat kepada IndependensI.com, beberapa hari lalu usai Rapat Kerja Pengurus Provinsi [Rakerprov] PGI Jawa Barat, yang berlangsung pada 20 Februari 2018 bertempat di Dado Heritage 1917 Golf Course, Bandung, Jawa Barat.

Didampingi anggota pengurus lainnya, H Sirod Zudin, memimpin Rakerpro PGI Jabar yang diikuti oleh 60 peserta dari Pengkot dan Pengkab PGI se Jawa Barat.

Dalam sambutannya, H. Sirod Zudin, antara lain mengatakan, pihaknya mengharapkan agar setiap Pengkab/Pengkot untuk terus melakukan pembinaan dan meningkatkan kepedulian terhadap atlet golf selepas babak kualifikasi PORDA Jabar XIII.

“Keberhasilan para pengurus Pengkab dan Pengkot dalam melakukan pembinaan menjadi tolok ukur kemajuan pembinaan olahraga golf di Jawa Barat,” katanya.

Sementara, Dian Mariyun, Ketua Bidang Pertandingan Pengprov PGI Jawa Barat, dalam perbincangannya melalui WA kepada independensi.com mengungkapkan bahwa sesuai dengan program kerja yang telah diputuskan dalam Rakerprov 20 Februari 2018, tak hanya OJAO yang menjadi prioritas.

Sebab, kata Dian Mariyun lebih jauh, event yang telah diputuskan dalam Rakerprov 20 Februari lalu, semuanya adalah prioritas. Event-event tersebut meliputi Junior Jabar Open yang akan diselenggarakan pada Juli mendatang di Dago Haritage 1917. Tak hanya amatir dan junior, pada 7-9 Agustus 2018 juga akan diselenggarakan event Dewi Sartika Ladies Amateur Golf Championship yang akan diselenggarakan di Bandung Giri Gahana Golf & Country Club, Sumedang, Jawa Barat.

Ketua Bidang Pertandingan PGI Pengprov Jawa Barat, Dian Mariyun (kiri), usai memaparkan event program yang menjadi kewenangannya dalam Rakerprov PGI Jawa Barat 20 Februari 2018.

Seperti halnya event OJAO yang terselenggara atas kerjasama Pengprov PGI Jawa Barat dan Olympic Golf Club, tahun ini pun Pengprov PGI Jawa Barat menjalin kerjasama dengan PAGI [Perkumpulan Akademi Golf Indonesia] dalam event Junior Amatir pada 25 – 28 Juni 2018. Dilanjutkan dengan event Interclub (President Cup) pada 30 Juli-2 Agustus 2018, dan Menpora-Emeralda Golf Cup III pada 24-27 Oktober 2018.

Sedangkan pada 6-15 Oktober 2018 Pengprov PGI Jawa Barat menjadi pelaksana PORDA Jabar XIII cabor golf yang akan diselenggarakan di Palm Hill Golf Club, Sentul, Bogor – Jawa Barat. “Dan… tolong dicatat ya, Bung,” tukas Mas DM – sapaan akrab Dian Mariyun, “semua event yang telah saya sebutkan tadi sudah terdaftar di R&A dan masuk dalam perhitungan point World Amateur Golf Ranking (WAGR).”

Ketua Pengprov PGI Jawa Barat H Sirod Zudin (ketiga kiri) bersama anggota Pengpro lainnya.

Menurut Dian Mariyun, para pegolf Jabar yang mengikuti kejurda, kerjurnas dan kejuaraan di tingkat nasional, prestasi mereka akan didata sebagai basis rekrutmen untuk mewakili Provinsi Jawa Barat pada PON XX 2020 di Papua.

Sedangkan bagi atlet golf asal Jawa Barat yang terpilih mewakili Indonesia pada Asian Games 2018 dan kejuaraan internasional lainnya, Pengprov PGI Jawa Barat akan memberikan  pembinaan dan pendampingan.

Tak hanya sebatas memberikan perhatian terhadap para atlet golf dari level Pengkot dan Pengkab di seluruh Jawa Barat, Pengprov PGI Jawa Barat, khususnya Bidang Peraturan, pun memberikan perhatian khusus terhadap  keberadaan klub tempat di mana para atlet golf tersebut bernaung. Karena, memang, Pengkot dan Pengkab-lah yang punya atlet.

Salah satunya adalah secara berkala dan aktif melakukan diskusi internal dan mensosialisasikan  Peraturan Golf untuk meningkatkan kemampuan pengetahuan tentang Peraturan Golf terkini. Mengikuti Rules School dan menyelenggarakan Penataran Wasit serta memberita Rules of Golf bagi anggota klub dan sosialisasi perubahan peraturan golf 2019. (Toto Prawoto)