Bupati Indragiri Hulu Yopie Arianto (kanan) mengaluhkan poster yang diambil dari anak SD bertuliskan "Raih Masa Depan di Negeri Sendiri"

Akan Terjadi Perang di Riau

PEKANBARU (Independensi.com) – Ada yang berbeda pada hari Minggu 11 Maret 2018 di Dusun V Sei Punti Deda Punti Kayu, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau. Tak biasanya bocah-bocah sekolah dasar itu berpakaian seragam sekolah putih merah pada Hari Minggu.

Nah, pemandangan kemarin sangat berbeda karena murud SD yang menggunakan seragam itu tampak sibuk kesana-kemari. Teryata ada pengumuman dengan suara keras dari toa Masjid dan pengumuman di Gereja tentang kedatangan pejabat ke desa tersebut.

Suara dari toa Masjid itu menyebutkan “Diberitahukan kepada semua warga, agar semua anak-anak kita yang masih sekolah SD supaya berseragam sekolah, karena Bapak Bupati Yopie Arianto akan tiba pukul 10.00 Wib di desa kita Punti Kayu. Adapun rencana kedatangan Bapak Bupati kita ke desa ini adalah untuk meninjau lahan kita yang di serobot oleh sebuah PT. Citra Sumber Sejahtera. “Perusanaan tersebut secara semena-mena mengklaim bahwa lahan warga desa merupakan miliknya,” ujar Nasarudin seorang Kadus Serangge melalui suara toa Masjid.

Kedatangan Bupati Yopie Arianto disambut antusias oleh warga desa mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Tepatnya pukul 10.00 Wib massa berbagai dari elemen masyarakat berkerumun di Dusun V Sei Godang Desa Punti Kayu Kecamatan Batang Peranap Kabuten Indragiri Hulu – Riau, menyambut kedatangan Bupati Haji Yopie Arianto

Dalam pantauan Independensi.com ada aspirasi yang bertuliskan di karton “Usut Mafia Tanah di Indonesia, Tanah Untuk Rakyat, Raih Masa Depan di Negeri Sendiri”. Suasana begitu semarak ketika rombongan Bupati tiba di lokasi pertemuan.

Rombongan Bupati yang berjumlah puluhan orang itu  datang naik motor dengan yang penuh lumpur. Kebetulan baru hujan dan jalanan memang becek. Setibanya di lokasi, langsung disambut oleh masyarakat dengan penuh harapan ada solusi penyelesaian bagi warga desa, sehingga aset berula lahan warga desa bisa selamat dari upaya perampokan yang dilakukan perusahaan besar PT Citra Sumber Sejahtera.

Dalam penyampaian aspirasi itu Kordinator A. Lamhot Situmeang sebut bahwa PT. Citra Sumber Sejahtera telah menyerobot lahan masyarakat di Desa Punti Kayu Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu Riau. “Bapak Bupati yang kami hormati, kami masyarakat sudah resah, lahan kami sudah di serobot PT. Citra Sumber Sejahtera. Kalau lahan kami diserobot mau kemanalah kami, sebab kami tidak mempunyai kehidupan lain lagi. Kami mohon agar Bapak Bupati meninjau ulang kembali ijin PT. Citra Sumber Sejahtera dan menghentikan penyerobotan lahan ini” ujar Lamhot, Minggu 11 Maret 2018

Bupati Tantang Perusahaan

Dalam sambutannya Yopie Arianto selaku Bupati Inhu menjelaskan, bahwa dirinya tidak akan takut menghadapi PT. Citra Sumber Sejahtera. “Saya minta, kepada PT. Citra Sumber Sejahtera, siapa tahu saat ini ada mata-matanya, sampaikan kepada atasan Anda, saya Bupati Indragiri Hulu siap melawan PT. Citra Sumber Sejahtera.  Jangan sakiti rakyat saya, kalau PT. Citra Sumber Sejahtera menyakiti rakyat saya. Anda adalah menyakiti saya sebagai Bupati” ujar Yopi Arianto, Minggu (11/3/2018)

Sementara itu masyarakat dengan kompak meyuarakan yel-yel “Kami siap perang, Kami siap mati” kalau PT Citra Sumber Sejahtera menyerobot lahan masyarakat.  Akan terjadi perang di Riau untuk melawan perusahaan PT. Citra Sumber Sejahtera kalau tak ada penyelesaian dari Pemerintah”.

Salah satu petani sekaligus tokoh masyarakat dan pertama kali membuka lahan hutan dahulunya adalah Bapak Sipahutar “Kami siap perang di Riau dan siap terjadi pertumpahan darah demi hak kami. Ini adalah lahan kami.  Masyarakat lebih dahulu ada sebelum PT. Citra Sumber Sejahtera ada,” ujar Sipahutar. (Mangasa Situmorang)