Dua Desa Kecamatan Barusjahe Masuk Program TMMD ke-101 di Kabupaten Karo

MEDAN (Independensi.com) – Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Kabupaten Karo Tahun 2018 ini akan dilaksanakan di Desa Serdang dan Desa Pertumbuhen, Kecamatan Barus Jahe. Keberadaan TMMD  sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena mampu mengangkat perekonomian rakyat.

Demikian pendapat yang disampaikan Bupati Karo, Terkelin Brahmana dan Ketua DPRD Karo, Thomas Joverson Ginting ketika dimintai komentarnya di sela acara Paparan Kesiapan para Dansatgas TMMD ke-101 Tahun Anggaran 2018 di Ruang Manunggal Kodam I/BB, Medan, Senin (19/3/2018).

Acara itu juga dihadiri  Dandim 0205/TK Letkol Inf Rizal Taufik selaku Dansatgas TMMD ke 101 di Kabupaten Karo,  Kepala Bappeda Nasib Sianturi M,Si, Kepala DPMD Abel Tarigan, Kadis Pendidikan Edi Surianta Surbakti, Pasi Ter Dim 0205/TK Kapten Inf Krista Ginting.

Menurut Ketua DPRD Karo, Thomas Joverson Ginting,  manfaat program TMMD ini sangat besar yakni mengangkat keterpurukan ekonomi warga supaya cepat bangkit dan maju. Selama ini persoalan yang dihadapi warga desa adalah minimnya sarana dan prasarana sehingga menghambat  kemajuan. Dengan adanya TMMD yang lebih dikonsentrasikan pada daerah terbelakang dan terisolir, maka semua daerah menjadi terbuka dan mobilitas hasil pertanian menjadi lancar.

“Oleh karena itu, kata Joverson, DPRD Karo sangat mendukung program TMMD  yang ke 101 tahun 2018,”ujar Tomas Ginting dengan semangat.

Sementara itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana menyebutkan , secara jujur kita patut memberikan apresiasi kepada jajaran TNI karena berkat program TMMD, satu per satu pedesaan di tanah air makin terbuka dari keterisoliran. Hal itu bisa terjadi berkat bantuan TMMD.

Melalui program TMMD,  pembangunan infrastruktur atau  sarana, dan prasarana yang langsung menyentuh kepentingan masyarakat bisa diwujudkan. Disebutkan, seperti pembangunan jalan pedesaan, rehabilitasi sekolah dan tempat ibadah, pembangunan jembatan, pembuatan gorong gorong, dan pemasangan Bronjong, “Demikian halnya sasaran nonfisik meliputi penyuluhan kesehatan, bahaya narkoba dan penyuluhan tentang pentingnya upaya bela negara,” kata Bupati Karo

Terkait dengan hal itu, Bupati Karo, mengharapkan program TMMD dijadikan kalender tetap TNI dalam membantu pemerintah dalam percepatan dan pemerataan pembangunan pedesaan. Dengan adanya program TMMD ini, ekonomi masyarakat ikut mengalami peningkatan karena jalur transportasi makin mudah dijangkau. “Untuk itu, program yang mulia dan sangat bermanfaat terutama bagi masyarakat pedesaan dan pedalaman ini hendaknya makin disebarluaskan ke daerah-daerah lain yang belum merasakan sentuhannya,” tuturnya.

Kepala Bappeda Nasib Sianturi MSi. mengatakan, rencana sasaran pembangunan fisik yang akan dikerjakan dalam TMMD ke 101 di Kabupaten Karo di Desa Serdang dan Desa Pertumbuken Kecamatan Barus Jahe menelan  dana sebesar Rp 1,6 Miliar yang dialokasikan dari APBD Karo. “Dana itu akan digunakan untuk membuka jalan dengan lebar 12 meter sepanjang 3,5 kilometer, pembuaran gorong-gorong 4 titik, pembuatan bronjing kawat 80 meter serta rehab jembatan sepanjang 3 meter x 12 meter,” kata Nasib Sianturi.

Dandim 0205/TK Letkol Inf Rizal Taufik selaku Dansatgas TMMD ke 101 di Kabupaten Karo dalam paparannya menjelaskan bahwa  pihaknya akan mengkoordinir secara terpadu tentang pelaksanaan kegiatan TMMD dengan instansi pemda yang terkait. Melalui kerja sama dengan oordinasi yang baik, maka program TMMD diharapkan bisa berjalan lancar dan manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat setempat. (Daris)