Ilustrasi. (Dok/Ist)

Tim “Down Hill” Berguru ke Australia

JAKARTA (IndependensI.com) – Tim balap sepeda nomor “down hill” yang disiapkan untuk Asian Games 2018 bakal dikirim ke Melbourne, Australia, guna menjalani pemusatan latihan dan mengikuti salah satu kejuaraan yang digelar di Negeri Kanguru itu. Manajer timnas Indonesia Budi Saputra mengatakan, sesuai dengan rencana, timnas down hill bakal bertolak ke Australia pada pekan pertama April atau hampir bersamaan dengan diberangkatkannya timnas road race ke Kazakhstan.

“Di sana (Australia) selama dua pekan. Mereka juga akan mengikuti satu kali kejuaraan disana. Kami akan terus memantau perkembangan mereka,” ujar Budi seperti dikutip dari Antara, Senin (19/03/2018). Menurut dia, untuk menghadapi Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, 18 Agustus – 2 September, ada lima pebalap yang disiapkan yang terdiri dari dua pebalap putri dan tiga pebalap putra. Selama ini mereka sudah menjalani pemusatan latihan sesuai dengan program dari PB ISSI.

Meski ada lima pebalap yang disiapkan, ternyata hanya empat pebalap saja yang bakal dikirim yaitu Nining Purwaningsih, Popo Aria Sejati, Hildan Afosma Katana dan Khoiful Mukhib. “Tiara tidak bisa jalan ke Australia karena masih dalam masa penyembuhan cedera. Rencananya, besok, Selasa (20/3) akan dilakukan operasi,” kata pria asal Purwokerto, Jawa Tengah itu.

Lebih jauh Budi berharap, proses penyembuhan Tiara Andini Prastika bisa berjalan dengan lancar mengingat pebalap asal Jawa Tengah itu merupakan andalan untuk mendukung medali pada Asian Games 2018. Sebagai tuan rumah kejuaraan empat tahunan itu, down hill oleh PB ISSI ditargetkan mampu menyumbangkan satu medali emas. Untuk itu persiapan terus dilakukan mengingat persaingan bakal ketat. Dipilihnya Australia sebagai lokasi pemusatan latihan karena negara tersebut memiliki kompetisi yang bagus.

Cabang balap sepeda pada Asian Games 2018 mempertandingkan empat disiplin yaitu track, BMX, road race dan cross country (XC) yang didalamnya terdapat dua nomor yaitu down hill dan MTB (sepeda gunung).