Politisi PDIP Usulkan Pansus Biro Penipuan Ibadah Umrah

JAKARTA (IndependensI.com) – Penipuan yang dilakukan oleh sejumlah biro perjalanan umrah mendorong Komisi III DPR berencana membentuk Pansus. Pansus terkait biro perjalanan umrah bermasalah dilakukan untuk menginvestigasi kegagalan pemberangkatan calon jemaah umrah.

“DPR atas rekomendasi dari kawan-kawan yang hadir tadi kan delapan dari sepuluh fraksi yang ada di DPR ini sepakat bahwa terkait dengan FT (First Travel) supaya tidak menjadi masalah di kemudian hari, kami sepakat dibentuk pansus (panitia khusus),” kata Wakil Ketua Komisi III DPR Trimedya Panjaitan di Jakarta, Selasa (03/04/2018)

Ia menyatakan pihaknya berencana menyampaikan usulan tersebut pada pimpinan DPR pekan depan. “Pimpinan DPR kemudian memanggil fraksi-fraksi yang ada di DPR ini, kemudian menyepakati,” kata Trimedya. Pembentukan Pansus diharapkan berlangsung pada masa sidang yang akan berakhir pada 28 April.

Trimedya mengatakan Komisi III akan menggelar rapat pleno untuk memantapkan usulan pembentukan Pansus DPR. Setelah itu, Komisi III akan menyampaikannya kepada Pimpinan DPR.

Politisi PDIP menegaskan upaya DPR ini untuk mengurai fenomena biro perjalanan umrah yang bermasalah yang menjadi penyebab kegagalan pemberangkatan calon jemaah umrah. Pembentukan Pansus ini diharapkan bisa memberikan solusi bagi kasus First Travel dan biro perjalanan umrah lainnya yang bermasalah agar bisa memberangkatkan jemaah.

“Kasian orang sudah bayar tapi tidak bisa berangkat. Terakhir kan Abu Tours itu. Nah itu yang kami mintakan. Kemudian ada usulan supaya Kementerian Agama mencermati travel. Ada berapa banyak mereka sudah menerima pendaftaran dari berapa banyak orangnya,” kata Trimedya.