Diego Simeone
Diego Simeone. (foto istimewa)

Kegagalan Jadi Motivasi Tambahan bagi Pelatih Atletico

JAKARTA (IndependensI.com) – Gelar Liga Europa menjadi target paling realistis yang jadi bidikan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

Bersaing di La Liga berat dicapai, apalagi Liga Champions setelah mereka sebelumnya telah tersingkir di fase penyisihan grup.

Dan kesempatan itu akan datang kala Atletico menjadi tuan rumah leg pertama perempat final melawan Sporting CP. Kemenangan di Wanda Metropolitano, Jumat (06/04/2018) dinihari, menjadi pintu buat Simeone membawa timnya terbang tinggi.

Simeone bersama Atletico memang punya hasrat tinggi untuk membawa pulang trofi kasta kedua kompetisi sepak bola di Benua Biru itu. Pasalnya, sejauh ini Atletico baru dua kali mencicipi menjadi kampiun, yakni pada musim 2009-10 dan 2011-12.

Kegagalan menembus gelar Liga Champions pada edisi 2014 dan 2016 juga jadi motivasi tambahan pelatih asal Argentia itu.

“Normal jika orang punya pendapat sendiri dan kami lebih termotivasi untuk meraih gelar,” ucapnya dikutip Soccerway, Kamis (5/4/2018).

“Tapi, mereka tidak hidup di sepak bola dari dalam sehingga mereka tidak tahu saingan seperti yang kami lakukan. Kalau kami harus bermain melawan Bayern Muenchen mereka akan mengatakan itu adalah pertandingan yang mustahil tetap jika melawan Astana mereka mengatakan itu mudah.”

“Tapi nyatanya, Anda harus bermain setiap pertandingan dan kami selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk lolos ke babak berikutnya,” sambung Simeone.

Sementara mengomentari pertandingannya melawan Sporting, pelatih yang pernah membawa Atletico juara La Liga Spanyol pada 2014 itu mengatakan laga ini tetap menjadi pertandingan sulit.

“Mereka punya pelatih hebat. Tim yang dilatihnya selalu melakukan pekerjaan dengan baik.”(BM/ist)