Usai Shalat Jumatan, Ormas Islam Demo Puisi ‘Ibu Indonesia”

JAKARTA (IndependensI.com) – Sejumlah ormas Islam akan melakukan aksi demo yang memprotes puisi berjudul “Ibu Indonesia” yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri dalam acara pergelaran ’29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week’. Aksi demo dilakukan usai shalat Jumatan yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal.

“Sebanyak 6.500 personel gabungan TNI-Polri diturunkan untuk melakukan pengamanan aksi unjuk rasa organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Markas Bareskrim Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat,” ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat (06/04/2018).

Ia menyatakan polisi sudah menerima surat pemberitahuan terkait aksi unjuk rasa yang rencananya digelar sekitar pukul 13.00 WIB, di Markas Bareskrim Polri, Jakarta Pusat. “Berdasarkan surat pemberitahuan, estimasi massa berjumlah sekitar 1.000 orang. Kami sudah siapkan pengamanan,” ungkapnya.

Argo Yuwono menyatakan massa akan berkumpul di Masjid Istiqlal kemudian akan bergerak ke Markas Bareskrim Polri, di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat. “Tuntutannya, dukung Polri tangkap, adili dan penjarakan penista agama. Reaksi atas puisi Ibu Indonesia,” katanya.

Ia menyatakan polisi juga telah menyiapkan rekayasa arus lalu lintas di sekitar lokasi. Namun, sifatnya situasional bergantung keadaan di lapangan. “Polisi akan melakukan pengaturan arus lalu lintas situasional. Kalau padat akan kita rekayasa dilakukan pengalihan atau buka-tutup jalur,” ujarnya.

Puisi yang dibacakan Sukmawati dalam acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 berjudul ‘Ibu Indonesia’ dan merupakan karyanya sendiri.

 

Ibu Indonesia

Aku tak tahu Syariat Islam
Yang kutahu sari konde ibu Indonesia sangatlah indah
Lebih cantik dari cadar dirimu
Gerai tekukan rambutnya suci
Sesuci kain pembungkus ujudmu
Rasa ciptanya sangatlah beraneka
Menyatu dengan kodrat alam sekitar
Jari jemarinya berbau getah hutan
Peluh tersentuh angin laut

Lihatlah ibu Indonesia
Saat penglihatanmu semakin asing
Supaya kau dapat mengingat
Kecantikan asli dari bangsamu
Jika kau ingin menjadi cantik, sehat, berbudi, dan kreatif
Selamat datang di duniaku, bumi Ibu Indonesia

Aku tak tahu syariat Islam
Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok
Lebih merdu dari alunan azan mu
Gemulai gerak tarinya adalah ibadah
Semurni irama puja kepada Illahi
Nafas doanya berpadu cipta
Helai demi helai benang tertenun
Lelehan demi lelehan damar mengalun
Canting menggores ayat ayat alam surgawi

Pandanglah Ibu Indonesia
Saat pandanganmu semakin pudar
Supaya kau dapat mengetahui kemolekan sejati dari bangsamu
Sudah sejak dahulu kala riwayat bangsa beradab ini cinta dan hormat kepada ibu Indonesia dan kaumnya.