Saklar Terbakar Distribusi Air PDAM Depok Terhenti

DEPOK (IndependensI.com) – Ribuan pelanggan air bersih dari PDAM Tirta Asasta Kota Depok, terpaksa harus membeli air isi ulang untuk kebutuhan mandi dan memasak disebabkan distribusi air ke pelanggan terhenti. Hal itu karena COS atau sejenis saklar untuk pemisah antara pasokan energi dari PLN dengan genset terbakar.

Kejadian itu terjadi pada Kamis (17/5/2018) pada pukul 06.00 WIB, dan akibat panas di COS maka dilakukan penghentian aliran air ke pelanggan air bersih di wilayah Kecamatan Sukmajaya, Tapos, Cilodong dan Cimanggis. “Akibat trip panas di COS dan terbakar, sehingga pompa intake tidak bisa berfungsi karena kedua pasokan energi listrik baik PLN maupun genset tidak berjalan dengan baik,” ujar Manager Pemasaran PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Imas Dyah Pitaloka kepada IndependensI.com, Kamis sore.

Menurut Imas, setelah mengetahui terbakarnya saklar pemisah pasokan energi dari PLN dengan genset, maka petugas teknis PDAM Tirta Asasta langsung melakukan perbaikan. “Karena rusaknya agak parah, maka diperkirakan Kamis sore operasional intake akan kembali normal,” jelasnya.

Dikatakan, pihaknya selalu berupaya secepat mungkin memperbaiki jika ada gangguan, dan segera menginformasikan ke pelanggan. “Kami selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik. Apapun kejadiannya, kami selalu menginformasikan kepada pelanggan,” tambah Imas.

Menanggapi keluhan pelanggan akibat penghentian distribusi air ke pelanggan yang dilakukan secara mendadak, Imas menyampaikan, hal itu bukan karena kerusakan teknis tetapi akibat musibah. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan pelanggan,” katanya. (Robino Hutapea)