Para peserta Sepeda Nusantara 2018 tengah melintasi etape Mathen Indey di Sentani, Jayapura. (Istimewa)

Sepeda Nusantara Melaju di Jayapura

SENTANI (IndependensI.com) – Pemerintah Kabupaten Jayapura sukses menggelar Sepeda Nusantara 2018 etape Marthen Indey dengan menempuh jarak 10 Km, Sabtu (28/7/2018). Kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT RI ke-73. Program Kemenpora di bawah payung Ayo Olahraga yang berlangsung di Jayapura ini mengusung pesan persaudaraan dari Timur Indonesia. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw sebelum melepas rombongan peserta Sepeda Nusantara.

“Kabupaten Jayapura memang telah mencanangkan sebagai zona integritas kerukunan, karena keberagaman yang kita miliki disini terus kita jaga kerukunannya dan itu sudah teruji, karena itu sangat pokok dan disaat berapa hal yang menimpa daerah ini kita bisa menyelesaikannya secara baik, sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang mengganggu kebersamaan, persaudaraan dalam bingkai NKRI,” ucap Bupati Jayapura Mathius Awoitauw melalui rilisnya. Masyarakat adat di Jayapura serta pemerintah daerah, lanjut Bupati Mathius, memberikan ruang yang luar biasa, sehingga masyarakat adat memberikan support juga bagaimana menjaga keberagaman dan kerukunan.

Sepeda Nusantara etape Marthen Indey itu sendiri mengambil start dari depan kantor Bupati di Gunung Merah menuju jalan raya Sentani Depapre, kemudian melewati Stadion Bas Youwe, lanjut menyusuri jalan Raya Sentani Abe menuju tempat finish di Pantai Khalkote, melalui kampung Harapan. Di garis finish, Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kemenpora, Alman Hudri yang mewakili Menpora Imam Nahrawi mengucapkan rasa terimakasih digelarnya even Nasional yang mengajak masyarakat untuk bergerak, berolahraga dan bugar.

“Kami atas nama pemerintah pusat berterimakasih karena digelarnya ajang Sepeda Nusantara etape Marthen Indey di Kabupaten Jayapura ini. Kami bersyukur jika kegiatan ini menjelma menjadi “virus” positif disini, karena tadi bapak Bupati mengatakan akan menggelar even sejenis secara rutin dalam rangka memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” ucap Alman Hudri.

“Kedepannya, kami juga akan menghelat kegiatan-kegiatan yang cocok dengan kondisi di sini, karena daerah ini memiliki potensi yang luar biasa, baik dari alamnya maupun sumber daya manusianya melalui olahraga usia dini, khususnya untuk cabang olahraga dayung, atletik, tinju, karate serta sepakbola,” tambah Alman.

Selain masyarakat setempat, gelaran Sepeda Nusantara etape Marthen Indey ini juga diikuti oleh komunitas sepeda serta atlet PON Papua cabang road race seperti Priskila Wasanggai, Indri Toding, Anna Yoku, Amelia Romadhona Putri, Zulkifli bin Ahmad Syam serta Cheng Yoku.