Selebrasi ganda putra TT-10 Indonesia, Komet Akbar (kiri) dan David Jacobs, berhasil meraih medali emas di cabang Tenis Meja Asian Para Games 2018 di Ecovention Ancol, Jakarta, Rabu (10/10/2018). (INAPGOC)

Indonesia Tembus Target Medali Emas

JAKARTA (IndependensI.com) – Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2018 boleh berbangga. Pencapaian medali emas ternyata melebihi target yang dicanangkan. Hingga Rabu (10/10/2018), Indonesia sudah mengumpulkan 23 medali emas, 29 perak dan 34 perunggu. Kendati demikian, posisi Indonesia masih bertengger di posisi enam klasemen sementara perolehan medali. Target medali emas yang dicanangkan adalah 16 medali emas.

Cabang olahraga Catur menjadi penyumbang medali terbanyak dengan enam emas dari nomor beregu putri standar P1 (tuna daksa), beregu putra standar VI-B1 (tuna netra), beregu putri standar VI-B1, perorangan putri standar P1 atas nama Nasip Farta Simanja, perorangan putra standar B1 lewat Hendi Wirawan, dan perorangan putri standar B1 atas nama Debi Ariesta.

Kemudian, empat emas datang dari cabang olahraga lawn bowls nomor B1 individual open (tuna netra) atas nama Dwi Widiantoro, B2 individual open (low vision) Julia Verawati, B4 individual open (low vision) Suwondo, dan B6 individual putri (low vision) lewat Mella Windisari.

Selanjutnya, ditambah dengan tiga medali emas dari tenis meja, nomor ganda putra TT10 dari David Jacobs-Komet Akbar, ganda putra TT4-5 lewat Agus Sutanto-Tatok Hardiyanto, dan ganda campuran kelas 6-8 M. Rian Prahasta-Suwarti. Untuk David, sukses ini adalah medali emas keduanya setelah sebelumnya mempersembahkan di nomor tunggal putra TT 10. Di final David-Akbar mengalahkan wakil Korea Shin Seung Weon-Jung Sukyon dua set langsung tanpa balas (11-5, 11-7).