Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi membuka Musrembang RPJM 2019-2023. (humas)

ASN Kota Bekasi Harus Berpikir Inovatif

BEKASI (IndependensI.com)-   Para aparatur sipil negera (ASN) di Kota Bekasi, harus memiliki pola pikir yang think out of the box, berpikir  inovatif yang bisa membawa kemajuan bagi Kota Bekasi.

Penegasan itu disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi saat pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bekasi tahun 2018-2023, Selasa (12/3/2019).

Dikatakan,  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kota Bekasi Tahun 2018-2023, berada pada tahapan Rencana Pembangunan Jangka Panjang. Ini memperkuat struktur perekonomian kota yang semakin kokoh dan kompetitif guna peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemandirian.

Menurutnya,  perkembangan Kota Bekasi sudah memasuki usia ke 22 tahun. Kedepannya akan membawa dinamika pembangunan yang semakin kompleks, suatu hal yang tentunya menjadi tantangan bagi Kota Bekasi, untuk lebih berpacu menjadi lebih maju lagi dalam meningkatkan kinerja pembangunan fisik dan non fisik.

Rahmat berpesan agar para birokrat yang ada dapat memperjemahkan kebijakan politik dari kepala daerah yang tertuang dalam Visi Misi Kota Bekasi dan 45 program prioritas yang nantinya akan berdampak pada terwujudnya Kota Bekasi yang Cerdas, Kreatif, Maju, Sejahtera dan Ihsan.

Ia juga menekankan agar pelayanan kepada masyatakat ditingkatkan. Hal itu sejalan dengan dibumanya Mal Pelayanan Publik (MPP) di tiga lokasi se Kota Bekasi. MPP juga akan dibuka di beberapa wilayah kecamatan lainnya. Dengan demikian, maayarakat akan lebih mudah mengurus kepentinagnnya terkait administrasi kependudukan, perizinan dan kebutuhan lainnya. (jonder sihotang)