Wali Kota Cirebon Apresiasi Langkah TPID Kendalikan Harga Saat Ramadhan

CIREBON (IndependensI.com) – Wali Kota Cirebon apresiasi langkah yang dilakukan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dan BI Cirebon untuk kendalikan harga di pasaran.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., saat membuka pasar murah komoditas pangan di halaman Masjid Raya At Taqwa, Senin (20/5). “Pemda Kota Cirebon menghaturkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya baik kepada BI serta TPID Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Pasar murah komoditas pangan ini menurut Azis merupakan upaya cepat tanggap sekaligus kepedulian kepada warga Kota Cirebon. “Sehingga masyarakat Kota Cirebon bisa mendapatkan pangan dengan harga terjangkau dan lebih murah dibandingkan harga di pasaran,” ungkap Azis.

Pada kesempatan yang sama Azis juga mendoakan agar semua yang terlibat di dalam penyelenggaraan acara pasar murah komoditas pangan ini mendapatkan keberkahan dari Allah swt. “Semoga kegiatan ini juga membawa keberkahan untuk kita semua,” ungkap Azis.

Sementara itu Kepala KPwBI Cirebon, Abdul Majid Ikram, menjelaskan jika pasar murah komoditas pangan dilakukan untuk memberikan alternatif kepada konsumen mendapatkan harga yang murah saat bulan Ramadhan ini.

“Sekaligus edukasi kepada pedagang untuk tidak menaikkan harga dagangannya terlalu tinggi,” ungkap Majid. Kalaupun naik, Majid meminta sewajarnya. “Kenaikan 4 persen saja, pedagang sudah untung,” ungkapnya.

Sebelumnya pasar murah komoditas pangan telah dilakukan di depan Pasar Kramat 16-17 Mei 2019, dilanjutkan di halaman Masjid Raya At Taqwa 20 hingga 22 Mei dan terakhir di halaman masjid Nurul Iman Perumnas Cirebon pada 23 hingga 24 Mei 2019. Sejumlah komoditas pangan dijual di pasar murah tersebut, mulai dari telur, beras, ayam potong, daging beku, bawang merah, gula, minyak goreng, tepung terigu dan lainnya. Produk pangan yang paling banyak diserbu warga yaitu telur dan ayam potong. (Chrs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *