Jembatan Sembayat II tampak mengalami kerusakan

Belum Setahun Dibangun, Jembatan Sembayat II Bernilai Rp 173 Miliar Sudah Rusak

GRESIK (Independensi.com) – Dinding Jembatan Sembayat II yang membentang diatas aliran Bengawan Solo diwiayah Kecamatan Manyar Kabupaten Gresik Jawa Timur, belum genap setahun dibangun sudah mengalami keretakan.
Kerusakan itu, terjadi dibagian sisi sebelah utara dinding jembatan megah yang dibangun pada awal tahun 2019 itu. Padahal, pembangunan jembatan yang berada di Jalur Pantura Deandels ini telah menghabiskan biaya sebesar Rp 173 Miliar.
Menurut salah satu penguna jalan Adit (32) retaknya dinding jembatan Sembayat itu. Sudah cukup lama, diketahui oleh masyarakat yang tinggal disekitar jembatan.
“Kerusakan jembatan Sembayat II ini, terlihat retak dindingnya yang ada disisi sebelah utara,” katanya kepada Independensi.com, Rabu (2/9).
“Jembatan Sembayat II ini, padahal masih baru dibangun tapi kok sudah rusak. Sedangkan, jembatan Sembayat I yang sudah lama berdiri malah masih tampak kokoh,” ujarnya.
Di tambahkan Adit, kondisi rusaknya jembatan baru membuat para pengendara was-was. “Terus terang saya merasa was-was dengan kondisi kerusakan itu, sebab kendaraan yang melintas itu padat dan besar-besar,” tuturnya.
Kondisi tersebut tak ditampik Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Ruas Jalan Surabaya – Gresik – Sadang BBPJN VIII Jatim Merlan Effendi. Bahkan, ia  menyatakan kerusakan Jembatan Sembayat itu dikarenakan konsolidasi tanah bergerak sehingga beton penyangga jembatan pecah.
“Terkait kerusakan Jembatan Sembayat II, kami sudah mendapat laporannya. Makanya dalam waktu dekat, kami akan segera melakukan perbaikkan,” ucapnya.
“Akibat konsolidasi tanah, kami sudah instruksikan kontraktor untuk memperbaiki. Untuk bertanggung jawab pada masa pemeliharaan, kita sudah bersurat ke kontrktornya,” pungkasnya. (Mor)