Kegiatan Bela Negara oleh Menkopolhukam di Kantor Bupati Gresik Jawa Timur

Gresik Jadi Lokasi Pembinaan Bela Negara Menkopolhukam

Loading

GRESIK (Independensi.com) – Pembinaan Kesadaran Bela Negara oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopulhukam), berlangsung di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik Jawa Timur, Selasa (19/11).

Asisten Departemen 4/6 Koordinasi kesadaran Bela Negara, Brigjen TNI AD Rufbin Marpaung mengatakan kegiatan yang mengambil tema optimalisasi peran fasilitator pembinaan kesadaran bela negara di daerah ini. Untuk mengatasi ancaman radikalisme dan juga dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pembinaan Bela Negara se Propinsi Jawa Timur ini mestinya dilaksanakan selama 5 hari, tapi atas berbagai pertimbangan kegiatan ini dipersingkat menjadi 2 hari,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Peserta kegiatan, terdiri dari berbagai kelompok masyarakat se Jawa Timur. Baik dari unsur PGRI, Perwakilan Kesbangpol Kabupaten-Kota se Jawa Timur, organisasi Gerakan Membangun Bangsa (GMB), Forum Alumni SMA (FAS) Surabaya dan berbagai kelompok masyarakat lainnya,” tuturnya.

Sementara, Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim mengaku sangat bangga atas diselenggarakannya kegiatan itu apalagi Gresik dipilih menjadi tuan rumah.

“Seperti halnya Indonesia, Gresik sebagai kota Industri juga penuh keberagaman. Heterogenitas suku dan agama dan bangsa juga ada. Tapi Alhamdulillah, Gresik tetap aman, damai dan kondusif,” ungkapnya.

“Dijaman serba IT sekarang ini, media social bisa menjadi potensi disintegrasi bangsa. Karena, hal itu sudah banyak terjadi di Indonesia. Seperti, informasi yang tidak benar (hoax) yang terus berkembang dimedia sosial,” tukasnya.

“Kabar hoax yang kemudian menjadi opini dan konsumsi publik tentunya bisa merusak kesatuan dan persatuan bangsa. Untuk itu, kita harus lebih bijak dalam mengunakan media sosial dan harus berhati-hati dalam menangapi informasi yang masih meragukan kebenarannya,” tandasnya. (Mor)