Suasana kunjungan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto selaku Ketua Umum Federasi Karate-Do Indonesia (FORKI) bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Karate di GOR Jasdam Kodam IX/Udayana, Kepaoen, Bali, Kamis (4/2/2021). (Puspen TNI)

Panglima TNI dan Kapolri Kunjungi Pelatnas Karate

JAKARTA (Independensi.com) – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto  selaku Ketua Umum Federasi Karate-Do Indonesia (FORKI) bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, meninjau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Karate di GOR Jasdam Kodam IX/Udayana, Kepaoen Bali, Kamis (4/2/2021).

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI menyampaikan, pelatnas yang berada di GOR Bali ini dipersiapkan untuk menghadapi dua event internasional  yang diawali dengan Pra-Olimpiade di bulan Juli 2021, untuk dapat lolos Olimpiade 2021 dan SEA Games Vietnam 2021 dengan target lima medali emas.

“Ini merupakan peristiwa yang sangat luar biasa, karena Pelatnas Karate yang dilaksanakan di Bali sudah berjalan tiga bulan. Saya yakin ini bisa dilaksanakan dengan baik, kalau saya melihat langsung keseriusan para atlet karateka dalam melaksanakan latihan hari ini,” ungkap Hadi seperti dikutip dari rilis yang diautentikasi Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Laut (KH) Edys Riyanto.

Menurut Hadi, permasalahan bagi para atlet tidak mudah, di samping mempersiapkan diri untuk kegiatan yang bentuknya ‘Kata’ atau ‘Kumite’, juga permasalahan bagaimana para atlet masih bisa melaksanakan latihan dengan sungguh-sungguh di tengah pandemi Covid-19.

“Dalam satu tahun para atlet istirahat, dalam kegiatan latihan ini mereka bisa menunjukkan kemampuannya sesuai dengan apa yang sudah dilaporkan oleh Ketua Harian FORKI bahwasanya para atlet memiliki disiplin yang tinggi, sehingga terhindar dari pandemi Covid-19,” ujarnya.

Lebih jauh Hadi memberikan pesan kepada para atlet Pelatnas agar apa yang menjadi penekanan Ketua Harian supaya dilaksanakan. Dalam menghadapi pandemi Covid-19 tetap bisa latihan sesuai rencana dan tentunya harus disiplin. “Siapkan latihan dengan baik sehingga ketika kita melaksanakan, entah ‘Kata’ atau ‘Kumite’ bisa dilaksanakan sesuai harapan kita semua. Kuncinya adalah latihan, latihan dan latihan,” tegasnya.

Turut hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Imran Baidarus, Gubernur Bali Wayan Koster, Manajer Pelatnas Karate Indonesia Mayjen TNI Sapriadi, dan para pejabat teras Mabes TNI dan Polri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *