Sejumlah anak-anak TK dan SD saat mengikuti lomba mengambar dan mewarnai yang diselenggarakan Brown Sugar Cafe di Gresik Jawa Timur.

Begini Cara Brown Sugar Cafe, Fasilitasi Bakat Kreatifitas Anak Usia Dini

Loading

GRESIK (Independensi.com) – Sebagai wujud kepedulian terhadap generasi penerus bangsa, Brown Sugar (BS) Cafe yang terletak di Jalan Siti Fatimah Bin Maimun Gresik, Jawa Timur, mengelar lomba mengambar dan mewarna dengan peserta anak TK (tanan kanak-kanak) dan SD (sekolah dasar).

Menurut Owner Brons Sugar Cafe Sueb Abdullah, bahwa kegiatan yang baru pertama kali diselenggarakan pihaknya ini. Mendapat respon sangat baik dari masyarakat, sehingga pesertanya membludak.

“Tujuan utama kami dalam menyelenggarakan acara ini adalah, ingin mewadahi bakat dan kreatifitas anak-anak sejak usia dini sekaligus memperingati hari gizi. Sehingga, apa yang mereka miliki bisa dituangkan dalam lomba ini,” ujarnya, Minggu (27/2).

“Yang terpenting lagi, antusiasme masyarakat yang mengajak anak-anaknya untuk mengikuti lomba ini sangat tampak. Sebab, kegiatan pertama kami ini diikuti lebih dari 100 peserta,” tuturnya.

Sueb menambahkan, visi utama dari kegiatan yang digagas Brown Sugar Cafe bersama Mahira Entertainmen ini. Yakni, ingin membantu perkembangan dunia pendidikan khususnya untuk anak usia dini.

“Kami berharap dukun seluruh elemen masyarakat maupun pemerintah daerah melalui instansi terkaitnya untuk mensupport ide kita dalam turut serta mencerdaskan kehidupan anak bangsa. Sebab, berhasil dan tidaknya generasi masa depan tergantung bagaimana kita mengarahkannya,” imbau Sueb.

“Sisi lain yang ingin kita sajikan dalam event ini, ingin membahagiakan anak-anak untuk menuangkan ide kreatifitasnya. Dengan harapan mereka (anak-anak) bisa mengasa kemampuannya dan terus berkarya,” ungkapnya.

“Dengan adanya respon yang sangat baik dari masyarakat, maka kedepan kita akan kembali megelar kegiatan yang sama dan lebih bervariatif. Jika saat ini masih lomba mengambar dan mewarna, berikutnya kita bakal mengelar nyanyi untuk anak-anak.

Sehingga, anak-anak yang hobi bernyayi bisa mengekplor kemampuannya didepan orang banyak. Bahkan, kita juga membuka les vokal bagi anak-anak yang ingin belajar menyanyi,” tukasnya.

 
“Agar anak-anak atau peserta kegiatan lebih bersemangat, kita juga bagikan sejumlah hadiah beserta dooprize hingga hiburan pertunjukan badut dan kuda lumping,” pungkas Sueb. (Mor)