Foto : Bupati, Wakil Bupati dan jajaran pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, saat melakukan ziarah ke makam Syeh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik)

Kenang Pendahulu Pendiri Gresik, Gus Yani Bu Min Bersama Jajarannya Ziarahi Makam Auliya

Loading

GRESIK (Independensi.com) – Sambut HUT Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik ke 49 dan Hari Jadi Kota Gresik ke 536, Bupati dan Wakil Bupati beserta seluruh unsur dijajarannya. Melakukan napak tilas dengan berziarah ke makam para Aulia atau Ulama’ dan pahlawan yang ada diwilayah setempat, Selasa (7/3).

Menurut Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan dan terima kasih kepada para pendahulu yang telah berjasa membangun Gresik pada masanya dahulu.

“Lokasi pertama yang kita ziarahi (kunjungi) adalah makam Sunan Giri seorang Ulama besar yang nama selalu melekat dalam sebutan Walisongo. Merupakan seorang penyebar agama Islam, sekaligus Raja pertama dari Kerajaan Giri Kedaton sebutan Gresik zaman dahulu pada sekitar tahun 1487-1506 M.

Bahkan, pada saat itu juga, Sunan Giri dinobatkan sebagai Sultan atau Prabu Samekta (Penguasa Pemerintahan) yang kemudian menjadi cikal bakal kelahiran Kota Gresik. Latar belakang sejarah yang berkaitan erat dengan penyebaran Islam, hingga menyebar ke hampir seluruh wilayah Nusantara yang membuat Gresik dijuluki Kota Santri,” paparnya.

Namun lanjut Bupati, Kabupaten Gresik terbentuk saat terlaksananya PP nomor 38 tahun 1974. Sebab, sebelumnya Gresik termasuk bagian dari Kabupaten Surabaya, Jawa Timur.

“Apa yang kita lakukan bersama seluruh unsur jajaran Pemkab Gresik ini, bukan sekedar napak tilas terhadap jasa-jasa pendahulu. Tetapi kami ingin metaladani pola dan tata cara, Sunan Giri dalam memimpin pemerintahan dengan sangat baik dan di cintai rakyatnya. Sebab, dalam rentan kememimpinannya sebagai Raja selama 19 tahun berkuasa tidak ada gejolak sama sekali. Perebutan kekuasaan diantaranya keturunannya pun tidak pernah terjadi,” ungkap Bupati bercerita.

Selain Sunan Giri, sambung Bupati dirinya berserta rombongan juga mendatangi makam Syeh Maulana Malik Ibrahim (Sunan Gresik) seorang penyebar Islam di Gresik yang juga dari kalangan Walisongo. Dilanjut ke makam Sunan Prapen cucu dari Sunan Giri, yang juga seorang Ulama penerus tahta Kerajaan Giri Kedaton. Hingga, ziarah kami akhiri dengan mendatangi makam KRT Poesponegoro Bupati Gresik pertama.

“Ziarah seperti ini selalu dilakukan di saat momentum Hari Ulang Tahun Pemkab Gresik yang saat ini berusia 49 serta memperingati Hari Jadi Kabupaten Gresik ke-536. Semoga kami yang mengabdikan diri untuk Kabupaten ini, senantiasa diberkahi oleh Allah Subhanahuwatallah,” imbaunya.

“Kami beserta jajaran Pemkab Gresik, juga mengharap dukungan masyarakat Gresik, agar semakin termotivasi dalam melayani dan mengayomi serta memberikan yang terbaik untuk menjadikan Gresik sebagai daerah yang makmur,” pungkasnya. (Mor)