Dr. Connie Rahakundini Bakrie (ist)

Connie Rahakundini Sebut Suratnya adalah Kritik Internal kepada Nasdem

Loading

JAKARTA (Independensi.com) – Menanggapi keramaian pemberitaan pengunduran dirinya dari Partai Nasdem Dr. Connie Rahakundini Bakrie menegaskan bahwa surat pengunduran dirinya itu bersifat pribadi sebab dibuat tertulis dan di PDF-kan kemudian dikirim ke Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh yang sedang berada di luar negeri lewat sekretaris pribadinya sebagaimana dikutip Bergelora.com di Jakarta, Kamis (6/4).

“Surat tersebut saya masukkan dalam whatsapp grup dewan pakar saat saya berpamitan. Dan entah dari mana surat itu kemudian menyebar,” jelasnya dalam video pada akun facebooknya.

Ia menegaskan sekali lagi bahwa dirinya bukan anggota Partai Nasdem.

“Memang saya bukan anggota partai, tetapi saya diundang secara tertulis resmi sebagai anggota kehormatan partai untuk menjadi anggota dewan pakar. Saya diberi seragam berlogo resmi dan sepatu. Tapi soal anggota atau bukan itu gak penting, saya tidak perlu pengakuan” ujarnya.

Ia menjelaskan yang terpenting surat itu adalah kritik internalnya kepada Partai Nasdem.

“Surat itu intinya surat dari adik kepada kakak dan kenapa saya kemudian memutuskan keluar menyusul jejak Pak Siswono dan Pak Enggartiasto,” ujarnya.

Berbagai tanggapan mayoritas mendukung keputusan Connie Rahakundini untuk keluar dari partai Nasdem.

“Keputusan yang bijak demi kemakmuran dan kemajuan negeri ini ke depan,” ujar Gugun Naningga.

Tonton Video lengkap klik disini: https://fb.watch/jJYpZAVHYv/?mibextid=6aamW6

Surat Lengkap

Berikut ini surat lengkap pengunduran diri Connie Bakrie dari Dewan Pakar DPP NasDem:

Bersama dengan ini, saya Dr. Connie Rahakundini Bakrie, anggota Dewan Pakar DPP Partai NasDem (jalur non-anggota partai), sesuai Surat Penunjukan Anggota Dewan Pakar yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pakar Prof. Dr. Siti Nurbaya Bakar, Msc, menyampaikan pengunduran diri saya dari kegiatan dan posisi saya di Dewan Pakar DPP Partai NasDem.

Saya menerima dan bersedia menjadi Anggota Dewan Pakar karena yakin akan semangat yang dipaparkan langsung oleh Abang pada saya di awal 2013, bahwa Partai NasDem: “Bukanlah perusahaan tetapi instrument pergerakan, tidak berpikir mencari selisih dagang, tidak memiliki semangat transaksional dan akan menjaga sikap ideologis yang dikelola secara profesional’. Setelah hampir 108 purnama saya bergabung, melihat dan berinteraksi secara dekat dengan Abang sebagai Ketua Umum Partai, bersama segenap kakak-kakak di DPP Partai dan Dewan Pakar, maka kini tiba saatnya saya menyusul langkah Kakak Siswono Yudo Husodo dan Kakak Enggartiasto Lukito, untuk juga meninggalkan peran dan keberadaan saya di DPP Partai NasDem yang menurut saya pada ujungnya menunjukkan ketidaksesuaian secara ideologis di dalam lingkungan berorientasi ‘flying high-playing cheap’, yang terus semakin terasa.

Kini saatnya, untuk saya bisa kembali lebih mengonsentrasikan diri dan menggenapkan waktu saya dalam kegiatan utama di dunia ilmu pengetahuan dan kampus, untuk mampu bebas melangkah dalam membimbing para tunas muda harapan bangsa, serta melanjutkan tugas-tugas akademik dan karya kemanusiaan saya. Untuk itu, saya ucapkan terima kasih saya yang terdalam, khususnya kepada Abang, atas kepercayaan, pengalaman, waktu juga bimbingannya selama ini bersama kakak-kakak di jajaran petinggi dan anggota Dewan Pakar DPP Partai NasDem yang sangat saya hormati Kakak Siti Nurbaya, Kakak Peter Gontha, Kakak Hayono Isman serta semua yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.

Tugas dan keberadaan saya di Dewan Pakar DPP Partai NasDem boleh usai, namun tidak pada persahabatan kita. Sebagaimana pesan tetua dan leluhur kita: “Datang bertemu muka. Pergi melihat punggung”, karenanya, saya haturkan mohon diri, teriring salam semangat dan sukses untuk masa depan Partai NasDem. (frs)